10 Desain Lantai Rumah Minimalis: Unik, Keren, dan Mewah

10 Desain Lantai Rumah Minimalis: Unik, Keren, dan Mewah

Jika berbicara tentang tampilan rumah tentu tak lepas dari berbagai elemen yang digunakan. Salah satu elemen atau komponen pendukung dari indahnya tampilan rumah adalah lantai. Ada beragam jenis lantai rumah dengan beragam motif dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Desain lantai rumah minimalis kini banyak dicari bagi para pemilik rumah dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Tak perlu khatir ada beragam desain lantai rumah minimalis yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Bukan hanya itu bisa dipadukan dengan konsep atau tema rumah yang digunakan. Kini bukan menjadi halangan bagi Anda yang memiliki rumah minimalis untuk memberikan keindahan tampilan rumah lebih maksimal.

Dalam menentukan desain lantai rumah minimalis bukan hanya motif dan ukuran lantai yang diperhatikan. Melainkan kondisi lantai rumah harus diperhatikan juga apakah lembab atau tidak. Hal ini bertujuan agar desain lantai rumah yang digunakan dapat bertahan lama dan memberikan kepuasan, karena sesuai dengan konsep desain yang diinginkan.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi desain lantai rumah minimalis tak perlu sulit untuk mencarinya. Berikut ini beberapa desain lantai dengan tampilan unik, keren, dan mewah diantaranya:

1. Desain Batuan Alam (Alami)

lantai marmer
Lantai marmer, sumber: casaindonesia.com

Jika menginginkan kesan alami pada rumah minimalis Anda tapi, tetap memiliki tampilan yang mewah dan elegan. Menggunakan lantai dengan jenis batuan alam bisa menjadi pilihan yang tepat. Ada bebeapa jenis batuan alam yang sangat terkenal yaitu, marmer dan granit. kedua jenis batuan alam tersebut memiliki tampilan mewah yang berasal dari motif, warna, dan corak pada permukaannya.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam menggunakan desain lantai dari batuan alam. Bisa menggunakan Jasa poles marmer untuk mengaplikasikannya pada rumah minimalis Anda. Karena menggunakan jenis lantai batuan alam akan sangat baik jika dikerjakan oleh orang yang profesional.

2. Desain Slate

lantai slate
Jenis lantai slate, sumber: indonesiamendesain.com

Desain lantai yang juga menggunakan materialbatu dari alam. Jangan salah jenis batu yang digunakan bukanlah batu sembarangan loh. Jenis batu yang digunakan memiliki karakteristik dalam memberikan tampilan yang tegas dan menawan. Jadi akan sangat cocok bila Anda ingin memiliki desain lantai rumah yang indah nan menawan.

Anda bisa memilih desain slate dengan warna lantainya yang cenderung gelap. Dengan menggunakan warna desain yang cenderung gelap akan memberikan kesan lantai yang lebih terasa dari desain slate. Karena desain ini pada dasarnya memberikan kesan yang lebih tegas pada tampilan rumah.

3. Desain Monokromatik

lantai monokrom
Lantai monokrom, sumber: furniterus.com

Jika mengingkan desain lantai rumah minimalis terlihat sama dengan konsep rumah. Desain monokromatik bisa menjadi pilihan yang tepat dimana, warna lantai yang digunakan akan menyesuaikan dengan warna disekelilingnya. Menggunakan desain ini merupakan sebuah tantangan dalam pengaplikasiannya.

Jika Anda tidak memiliki kemampuan dalam menyatukan atau memilih warna disarankan untuk menggunakan jasa interior. Hal ini dimaksudkan agar desain monokromatik yang digunakan tidak memberikan kesan yang monoton. Karena warna yang digunakan adalah warna solid dengan sentuhan monokrom yang dibuat sama dengan area di sekelilingnya.

4. Desain Geometris

lantai dengan tampilan geometris
Lantai dengan tampilan geometris, sumber: cansadecor.wordpress.com

Memiliki desain tampilan lantai dengan pola teratur tentu akan memberikan kesan yang rapi. Desain geometris banyak digunakan pada rumah yang ingin menghadirkan konsep arsitektur. Dimana pola lantai akan dibuat teratur menyesuaikan bentuk geometri yang dinginkan.

Dengan mengkombinasikan warna hitam dengan elemen finished akan menambah kesan ekslusif dan premium pada rumah minimalis. Berbagai jenis lantai bisa digunakan untuk menghadirkan desain ini. Jenis lantai yang banyak digunakan seperti keramik dan marmer.

5. Desain Motif Tekstur

jenis lantai tekstur
Jenis lantai tekstur, sumber: mybktouch.com

Jika kebanyakan desain lantai rumah memiliki permukaan yang halus. Berbeda dengan desain tekstur dimana, lantai yang digunakan memiliki permukaan yang tidak halus. Lantai seperti ini bukan berarti akan memberikan kesan tidak nyaman saat menapakinya. Namun akan memberikan kesan unik dan juga cantik pada tampilan rumah.

Tekstur yang ada pada motif lantai tidaklah kasar jadi, akan tetap aman dan nyaman saat digunakan. Jika tertarik untuk menggunakannya bisa memilih jenis lantai keramik. Dimana banyak motif lantai tekstur yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

6. Desain Beton

lantai beton
Lantai beton, sumber: desainrumaharsitek77.com

Jika memiliki rumah minimalis dengan konsep industrial menggunakan desain beton bisa menjadi salah satu pilihan yang cocok. Desain ini berbeda dengan desain lainnya yang menggunakan berbagai jenis lantai dalam pengaplikasiannya.

Jangan salah menilai untuk desain ini dimana, akan ada tampilan ilusi yang diberikan. Terlihat simple dan polos namun akan memberikan kesan lebih luas pada area rumah minimalis Anda. inilah ilusi yang diberikan jika menggunakan desain beton pada lantai rumah.

7. Desain Kayu

Lantai kayu
Lantai kayu, sumber: rumah123.com

Sama seperti namanya desain lantai ini menggunakan material kayu sebagai lantainya. Jagan salah desain kayu juga dapat memberikan kesan unik dan juga mewah pada rumah minilis Anda. Hanya saja perlu untuk memilih jenis kayu yang sesuai dengan konsep yang diinginkan. Karena tidak semua jenis kayu dapat digunakan sebagai lantai rumah.

Pertimbangan yang mendasar adalah plih jenis kayu yang memiliki serat kayu yang baik dan juga kuat. Tak ketinggalan warna kayu juga ada baiknya bila merupakan warna alami. Sehingga kesan tampilan rumah dengan menggunakan desain kayu akan terlihat lebih maksimal.

8. Desain Printed

lantai printed
Lantai printed, sumber: property145.com

Dengan kemajuan teknologi membuat berbagai aspek sudah mulai berkembang secara modern. Salah satunya pada desain lantai rumah kini ada teknologi printed yang dapat menghasilkan berbagai motif lantai sesuai dengan keiinginan. Jenis lantai yang banyak digunakan untuk dilakukan printed seperti keramik dan lantai polos lainnya.

Dengan menggunakan desain printed pada rumah minmalis Anda. Akan lebih memudahkan dalam memilih motif dan pola lantai. Sehingga akan memberikan tampilan pada rumah lebih unik, menarik, dan cantik pada interior rumah.

9. Desain Mozaik

lantai mozaik
Lantai mozaik, sumber: grid.id

Memiliki desain lantai rumah minimalis yang klasik dan elegan tentunya menjadi impian bagi setiap orang. Tak heran jika desain lantai seperti ini banyak juga yang minati dan mneggunakannya. Banyak motif tampilan dengan berbagai bentuk yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan.

Warnanya yang color full akan membuat tampilan rumah Anda semakin menarik. Biasanya lantai dengan desain mozaik banyak digunakan pada area luar rumah seperti teras atau halaman depan. Desain mozaik bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sangat menyukai desain lantai rumah dengan tampilan yang klasik.

10. Desain Travertine

lantai travertine
Lantai travertine, sumber: ctm.co.za

Desain ini menggunakan jenis lantai travertine yang memiliki estetika alami dan bertekstur. Akan sangat cocok bagi Anda yang suka dengan tampilan unik dan indah. Keindahan dari lantai ini didapatkan dari motif keramik yang memiliki garis yang membentuk seperti pecahan.

Memiliki struktur lantai yang berpori membuat para pengguna jenis lantai travertine harus sering dibersihkan. Apalagi jika terkena kotoran atau cairan akan mudah sekali diserap, sehingga akan membuat permukaan lantai menjadi kusam.

Semoga dengan informasi yang telah disampaikan dapat berguna bagi Anda yang telah membaca. terutama bagi Anda yang sedang mencari referensi desain lantai yang cocok untuk rumah minimalis.

Yuk! Kenali Lebih Dekat Cat Epoxy Lantai Rumah

Yuk! Kenali Lebih Dekat Cat Epoxy Lantai Rumah

Pasti sebagian dari Anda masih belum terlalu familiar dengan cat epoxy lantai rumah. Jenis pelapis lantai yang sering digunakan karena kemudahan dalam proses pemasangan. Tak heran jika jenis lantai ini banyak juga digunakan karena praktis. Selain itu, tampila yang diberikan terlihat lebih mengkilap dan cerah.

Jika pada batuan alam ada marmer dan granit yang terkenal memiliki kesan mewah dan elegan. Cat epoxy lantai rumah juga tidak kalah dalam memberikan tampilan yang memukau. Tapi, untuk kesan mewah dan elegan marmer dan granit jauh lebih unggul.

Sebagai bahan pelapis lantai tentu cat epoxy berbeda dengan jenis lantai rumah lainnya. Sehingga dalam penggunaannya tidak sembarang dilakukan. Hanya rumah atau bangunan-bangunan tertentu yang menggunakannya seperti restoran, pabrik, workshop, dan lainnya.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cat epoxy lantai rumah. Berikut ini ulasan dan beberapa penjelasan yang dapat membantu Anda dalam mengetahuinya. Karena seperti kata pepatah tak kenal maka, bukan tak sayang tapi, tak tahu.

Pengertian Cat Epoxy

lantai epoxy
Pengerjaan lantai epoxy, sumber: zameen.com

Epoxy adalah cat pelapis lantai yang terbuat dari campuran resin dan bahan pengeras atau poliamina. Pencampuran dua bahan ini akan menimbulkan reaksi kimia. Dari proses tersebut akan mengahasilkan material pelapis seperti plastik yang kaku. Memiliki daya tahan yang cukup kuat, sehingga membuat pelapis lantai ini tidak mudah rusak.

Jadi, tak heran bila jenis lantai satu ini banyak digunakan sebagai pelapis lantai pabrik, fasilitas publik, rumah sakit, dan lainnya. Tempat-tempat seperti itu bukan berarti tidak ada alasan yang melatarbelakangi penggunaan cat epoxy sebagai pelapis lantai. Cat epoxy banyak digunakan oleh gudang dan pabrik produksi untuk mendapatkan lisensi standar mutu sehingga, dapat beroperasi.

Cat epoxy juga sering disebut dengan coating lantai disebut demikian karena tampilan yang diberikan mengkilap. Rumah atau hunian yang menggunakan jenis lantai seperti ini tentu, harus disesuaikan dengan konsep yang digunakan. Banyak variasi cat epoxy yang dapat dipilih mulai dari warna solid hingga bertekstur.

Hal tersebut tentunya akan sangat membantu Anda dalam pengaplikasian cat epoxy lantai rumah. Stuktur dari pelaspis lantai ini tidaklah berpori sehingga, tidak mudah terkelupas dan tidak licin. Untuk menggunakan cat epoxy hal yang wajib dilakukan adalah membersihkan permukaan lantai terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar cat epoxy dapat merekat dengan kuat dan tidak mudah terkelupas.

Agar tampilan yang didapatkan dari penggunaan pelapis lantai ini lebih maksimal. Dengan melakukannya secara bertahap mulai dari lapisan primer, pertama, tengah, dan finishing. Sehingga membutuhkan orang yang ahli dibidangnya seperti saat Anda merawat lantai marmer menggunakan Jasa poles marmer.

Pengaplikasian yang dilakukan oleh orang yang profesional akan memberikan kerapian dan tampilan yang jauh lebih baik. Sehingga fungsi dari cat epoxy lantai rumah dapat berkerja secara maksimal. Tidak ketinggalan Anda juga akan merasa lebih puas dengan hasil yang diberikan.

Kelebihan Cat Epoxy

tampilan lantai epoxy
Tampilan lantai epoxy, sumber: pakarepoxy.com

Jika berbicara tentang kelebihan dari cat epoxy sebagai pelapis lantai, ada beberapa kelebihan yang menjadi ciri khasnya. Kelebihan tersebut tentu akan memnjadikan pertimbangan buat Anda untuk memutuskan menggunakan cat epoxy sebagai pelapis lantai rumah.

Berikut ini beberapa kelebihan cat epoxy lantai rumah diantaranya:

1. Memiliki Ketahanan yang Baik

Seperti yang sudah dijelaskan diawal bahwa cat epoxy merupakan lapisan lantai rumah. Bahan pembuatnya terdiri dari campuran resin dan bahan pengeras. Inilah yang membuat cat epoxy memiliki daya tahan yang baik dalam penggunaannya sebagai lapisan lantai rumah. Jadi, tidak salah jika Anda akan lebih mudah merawatnya, karena cukup dibersihkan.

Lapisan dari cat epoxy juga memiliki ketahanan yang baik terhadap kotoran. Sehingga berbagai kotoran yang ada pada permukaannya mudah untuk dibersihkan. Dengan memiliki ketahanan yang baik cat epoxy dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

2. Campuran Bahan yang Kuat

Ketahan yang baik tentunya didukung dengan susunan bahan atau material pembuatannya. Campuran bahan resin dan pengeras membuat cat epoxy memiliki bahan yang cukup kuat sebagai pelapis lantai rumah. kelebihan dari bahan ini adalah mampu mencegah kerusakan dari reaksi kimia. Jadi, cocok juga digunakan pada pabrik yang memproduksi berbagai produk yang berhubungan dengan bahan kimia.

3. Kemudahan Dalam Pengaplikasian

Berbeda dengan jenis lantai lainnya yang memerlukan persiapan dan juga waktu yang lumayan lama dalam pemsangan lantai rumah. Cat epoxy yang merupakan pelapis lantai atau bisa juga dikatakan sebagai pengganti dari keramik dan jenis lantai lainnya.

Dalam pengaplikasiannya tidaklah sulit dan bisa dikatakan cukup mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan cat epoxy dan juga peralatan pendukungnya. Proses pelapisan pada lantai rumah tidak memerlukan waktu yang lama. Inilah yang menjadikan cat epoxy sebagai pelapis lantai yang mudah dalam pengaplikasiannya.

4. Menambah Keindahan Lantai

Mungkin sebagian orang akan menggap bahwa cat epoxy merupakan pelapis lantai yang hanya memiliki warna solid. Sehingga akan terkesan monoton karena tidak adanya motif atau model lain. Jangan salah dengan cat epoxy yang sudah berkembang saat ini. Dimana sudah ada jenis cat epoxy yang memiliki tekstur dan juga motif.

Tentu dengan adanya variasi jenis cat epoxy akan memberikan keindahan pada lantai rumah. inilah kelebihan dari pelapis lantai ini yang akan membuat dekorasi pada tampilan rumah Anda semakin indah dan cantik. Tinggal diesesuaikan saja dengan kebutuhan konsep rumah agar dapat menyatu dengan cat epoxy yang digunakan.

Kekurangan Cat Epoxy

proses finishing lantai epoxy
Finishing lantai epoxy, sumber: pei-contracting.com

Ada kelebihan tentu ada juga kekurangan hal ini tidak bisa dihilangkan. Hanya saja kekurangan bisa diminimalisirkan sehingga, kekurangan tidak lebih dominan dari kelebihan. Dengan mengetahui kekurangan dari cat epoxy akan membuat Anda lebih mempertimbangkan dan menyeseuaikan dengan kebutuhan sebelum menggunakannya.
Berikut ini beberapa kekurangan yang dimiliki oleh cat epoxy diantarannya:

1. Sulit Untuk Dilepas

Ini bisa menjadi kekurangan yang bisa Anda pertimbangkan terlebih dahulu bila ingin menggunakan cat epoxy. Dimana bila ingin menggantinya lapisan lantai akan sangat sulit untuk dilepaskan. Mengingat bahan campuran yang digunakan bukan hanya resin tapi, juga menggunakan bahan pengeras.

Jadi, bila Anda yang suka mendokarasi lantai rumah jika ingin menggunakan konsep yang berbeda. Maka, penggunaan cat epoxy sebagai pelapis lantai tidak direkomendasikan. Hal yang terpenting adalah selalu sesuaikan jenis lantai dengan kebutuhan.

2. Menjadi Licin Bila Menggunakan Sabun

Sedikit menginfokan bahwa cat epoxy sebenarnya tidaklah licin. Tapi, masih ada beberapa yang berpendapat bahwa pelapis lantai ini licin. Tampilan yang mengkilap sering kali dianggap sebagai sumber dari licinnya permukaan cat epoxy. Hal yang perlu Anda ketahui yaitu, gunakannlah produk pembersih yang tidak memiliki busa yang banyak mengapa?

Karena jika menggunakan produk pembersih yang memiliki busa yang banyak akan membuat permukaan cat epoxy menjadi licin. Bukan hanya itu penggunaan air juga akan lebih boros untuk membersihkan busa dari pembersih. Inilah kekurangan yang sebanarnya harus Anda ketahui jika ingin membersihkan pelapis lantai ini.

3. Memiliki Bau yang Lumayan Menyengat 

Mungkin ini yang menjadi salah satu kekurangan yang bisa dikatakan harus diperbaiki oleh pihak produsen. Dimana bau yang menyengat akan tercium terutama pada saat pelapis lantai cat epoxy baru saja selesai dipasang. Tapi bau yang menyengat ini akan semakin berkurang jika pemakainnya semakin lama. Jadi, Anda hanya akan mencium bau yang lumayan menyengat hanya pada saat selesai pemasangan.

Mungkin hanya informasi ini saja yang dapat disampaikan semoga bisa bermanfaat dan berguna tentunya. Jadi, Anda sudah mengetahui bahwa pelapis lantai bukan hanya marmer, granit, keramik, dan lain-lain. Melainkan ada jenis pelapis lantai yang berbeda dengan jenis lantai lainnya yaitu, cat epoxy lantai rumah.

Cara Poles Marmer Yang Baik Dan Benar

Cara Poles Marmer Yang Baik Dan Benar

Jenis batuan alam yang tidak sembarang dalam melakukan perawatan salah satunya adalah marmer. Tampilannya yang indah tentu memerlukan perawatan yang baik agar tetap memberikan kesan elegan dan mewah. Tahukah Anda cara poles marmer tidak dilakukan dengan sembarang loh. Dimana ada teknik khusus agar tampilan marmer dapat mengkilap sempurna.

Dengan semakin banyak hunian rumah atau bagunan lainnya yang menggunakan marmer. Membutuhkan orang yang ahli dalam merawat marmer agar tetap tampil all out. Untuk menjawab akan kebutuhan tersebut maka, Jasa poles marmer hadir untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya.

Tidak hanya sampai disitu banyak penawaran pelayanan yang dapat dimanfaatkan. Jenis layanan tersebut seperti poles, pemasangan, dan pengadaan marmer. dalam satu jasa Anda bisa mendapatkan banyak jenis pelayanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Lanjut lagi ke pembahasan bagaimana sih cara poles marmer yang baik dan benar?. Tidak menutup kemungkinan bagi Anda para pengguna marmer untuk memoles dan merawatnya sendiri. Untuk itu bagi Anda yang akan merawatnya sendiri perlu memiliki wawasan atau informasi mengenai cara poles marmer.

Resiko Memoles Marmer Tanpa Wawasan

Sebelum membahas mengenai cara poles marmer ada baiknya Anda juga mengetahui resiko yang ditimbulkan. Resiko ini dapat terjadi jika merawat atau memoles marmer dilakukan tanpa wawasan. Maksudnya adalah jika memoles marmer dilakukan hanya dengan pengetahuan sendiri, tanpa mencari terlebih dahulu informasinya.

Berikut ini resiko yang biasanya akan dialami jika memoles marmer tanpa wawasan diantaranya:

1. Warna dan Motif Marmer Menjadi Pudar

Marmer merupakan jenis batuan alam yang tidak sembarangan dalam memakai pembersih dalam melakukan pemolesan atau perawatan. Hal ini disebabkan bahan kimia yang memiliki tingkat reaksi yang lebih akan membuat permukaan marmer menjadi rapuh.

Artinya adalah tampilan awal marmer setelah dibersihkan akan terlihat kinclong dan bersih. Akan tetapi, selang beberapa jam corak atau warna marmer akan berubah. Hal ini diakibatkan oleh penggunaan pembersih marmer dengan kandungan yang salah.

Maka, dari itu pilihlah jenis pembersih marmer yang tepat dan sesuai. Dimana Anda perlu memahami bahwa hanya pembersih tertentu yang bisa digunakan. Tak perlu khawatir akan hal tersebut, karena kini sudah ada jenis pembersih marmer khusus. Dimana bukan hanya digunakan untuk membersihkan kotran tapi, juga bisa memoles marmer.

2. Bercak atau Goresan Pada Permukaan Marmer

bercak pada marmer
Bercak pada marmer, sumber: aldonchem.com

Dalam melakukan perawatan tentu menggunakan alat bantu seperti peralatan pembersih diperlukan. Tapi, ada hal yang harus Anda perhatikan dalam penggunaan peralatan dalam merawat marmer. Dimana perlatan yang digunakan tidak boleh sembarang digunakan. Perlatan yang memiliki karakteristik kasar akan menimbulkan resiko tampilan marmer menjadi lecet atau tergores.

Jadi, hindari penggunaan peralatan yang berbahan kasar. Gunakan peralatan berbahan halus seperti kain lap yang lembut. Jika ingin memoles bisa menggunakan alat khusus untuk memoles marmer. Hal ini bertujuan agar tampilan marmer setelah dilakukan perawatan dapat tampil dengan maksimal. Tanpa adanya bekas goresan atau bercak akibat dari penggunaan peralatan pembersih yang salah.

3. Saat Perawatan Motif Langsung Hilang

Hilangnya motif pada marmer tentunya saja dapat terjadi ketika dilakukan perawatan. Apa yang menyebabkan motif marmer langsung hilang pada saat pemolesan?. Penyebabnya adalah jenis cairan pembersih yang digunakan dan juga kekuatan saat momolesnya.

Perlu Anda ketahui bahwa corak marmer terletak pada lapisan paling atas. Sehingga jika pada saat momoles ushakan menggunakan kekuatan atau tenaga yang minimal. Artinya adalah jangan memberikan tekanan yang terlalu besar apalagi jika menggunakan mesin poles. Tentu hal tersebut akan membuat corak marmer dapat hilang seketika saat proses pemolesan berlangsung.

Cara Poles Marmer

Dengan sudah mengetahui betapa besar resiko yang akan ditimbulkan jika merawat marmer tanpa wawasan. Jadi, jangan sampai Anda menjadi salah satunya melakukan hal tersebut. Apalagi harga batuan alam ini memiliki harga yang tidak murah. Sehingga memerlukan perawatan dengan cara yang baik dan benar.

Untuk membantu Anda dalam merawatnya berikut ini cara poles marmer yang bisa disimak dan diikuti.

1. Siapkan Bahan dan Alat Poles

bahan poles marmer
Bahan poles marmer, sumber: alam-tehnik.com

Sebelum memulai pemolesan wajib bagi Anda untuk menyiapkan bahan serta alat untuk poles. Bahan pemolesan yang digunakan selain cairan khusus buat poles marmer. Jangan lupa juga menyiapkan alas pemolesan jika menggunakan mesin gerindra. Tetapi, jika menggunakan alat poles marmer maka, alas pemolesan tak perlu digunakan.

Hal yang perlu diperhatikan pada saat penggunaan alat poles marmer adalah tingkat kecepatannya. Dimana kecepatan yang digunakan tidak boleh maksimal cukup dengan putaran rendah hasil polesan sudah maksimal. Tentu menjadi hal yang perlu untuk selalu diingat agar tidak menggunakan kecepatan tinggi pada saat pemolesan marmer.

2. Gunakan Peralatan Keselamatan

Walaupun hanya melakuakn perawatan pada lantai marmer, Anda perlu juga untuk menggunakan perlatan keselamatan. Jenis peralatan keselamatan yang digunakan tidak seperti pekerja proyek bangunanan. Cukup menggunakan sarung tangan, sepatu, kacamata, dan baju khusus untuk membersihkan. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang ribet untuk digunakan pada saat pemolesan marmer.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kulit atau anggota tubuh kontak langsung dengan cairan kimia. Melihat pada saat pemolesan bahan yang digunakan mengandung kimia sehingga, akan sangat berbahaya jika terkena kulit secara langsung. Jadi, keselamatan dalam melakukan berbagai pekerjaan selalu menjadi nomor satu untuk diperhatikan.

3. Gunakan Polishing Pad Secara Bertahap

Polishing pad adalah alas atau mata pada alat poles marmer yang berfungsi untuk menghaluskan dan mebersihkan permukaan marmer. Ada berbagai ukuran grid yang dapat digunakan secara bertahap. Tujuan dai penggunaan grid secara bertahap adalah untuk mendapatkan hasil polesan marmer yang maksimal.

Untuk ukuran gridnya yang bisa digunakan adalah 150, 300, 500, 800, 100, 2000, dan 3000. Cara membedakan ukuran grid ini cukuplah mudah dan tidaklah sulit. Dimana, semakin besar ukuran dari gridnya maka, tingkat kekasarannya semakin kecil atau dengan kata lain lebih halus. Pada penggunaan grid dengan ukuran 2000 tampilan marmer akan terlihat mengkilap.

4. Bersihkan Dengan Lap Berbahan Lembut

lap berbahan lembut
Lap dengan bahan lembut, sumber: productnation.co

Setelah proses poles sudah selesai dilakukan, bukan berarti perawatan marmer sudah selesai. Anda perlu membersihkan lagi kotoran dari sisa pomolesan yang masih tertinggal. Gunakan lap dengan berbahan lembut untuk membersihkannya. Penggunaan lap dengan berbahan lembut bertujuan untuk menghindari goresan pada permukaan marmer.

Untuk tampilan marmer yang lebih all out atau lebih mengkilap dengan durasi yang lebih lama. Anda bisa menggunakan cairan khusus yang bernama coating. Cairan ini bisa digunakan pada saat proses pembersihan setelah pemolesan. Penggunaan coating selain menambah hasil kilap dari pemolesan. Bisa juga menghindari perubahan warna dan corak pada marmer ketika terkana noda atau kotoran.

Itulah informasi mengenari cara poles marmer yang baik dan benar. Semoga bisa menjadi wawasan dan bermanfaat bagi Anda para pengguna marmer. Terutama pada saat melakukan proses perawatan dengan teknik pemolesan. Karena marmer bukanlah jenis batuan alam biasa sehingga, memerlukan cara perawatan yang benar.

Cara Membedakan Kualitas Granit: Penting Untuk Diketahui

Cara Membedakan Kualitas Granit: Penting Untuk Diketahui

Pastinya sudah tidak asing lagi dengan batuan alam yang sudah sangat terkenal yaitu, granit. Jenis batuan alam yang banyak digunakan sebagai dekorasi rumah setelah marmer. Pengaplikasian granit banyak digunakan sebagai lantai rumah dan bisa juga digunakan pada dinding dan meja dapur. Tapi, tahukah Anda bagaimana cara membedakan kualitas granit yang baik?

Menjadi penting bagi Anda para pengguna granit untuk mengetahui cara membedakan kualitas granit. Karena jenis lantai satu ini tentu memiliki harga yang lumayan tinggi. Melihat proses pembentukannya terjadi secara alami di alam, sehingga diperlukan pengetahuan khusus. Hal ini bertujuan agar Anda yang khendak menggunakan granit sebagai dokarasi tidak merasa dibohongi.

Dengan seiring meningkatnya kebutuhan akan granit, kini batuan alam ini dapat dibuat secara langsung. Maksudnya adalah tak perlu menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan granit. Karena kini sudah ada jenis granit buatan dan harganya lebih terjangkau. Sehingga menjadi sangat penting bagi Anda untuk mengetahui cara membedakan kualitas granit.

Untuk itu di artikel ini kita akan membahas cara membedakan kualitas granit. Sehingga bagi Anda para pengguna atau yang ingin menggunakan granit dapat mengetahui cara membedakannya. Berikut ini cara membedakan kualitas granit yang bisa Anda simak penjelasannya diantaranya:

1. Mengetahui Tingkatan Kualitas Granit

kualitas granit
Granit dengan kualitas baik, sumber: merkbagus.id

Berbicara tentang kualitas ternyata granit memiliki tingkat yang menentukan seberapa bagusnya batuan alam ini. Granit memiliki 4 tingkatan kualitas yaitu, KW 1, KW 2, KW 3, dan KW 4. Jangan salah KW disini bukanlah palsu melainkan, sebutan untuk singkatan kualitas pada granit. Untuk menentukan kualitas granit berdasarkan tingkatannya tidaklah sulit.

Pembacaan tingkatan kualitas granit yang paling baik dimulai dari KW 1. Jadi, semakin tinggi tingkatan KW memberikan gambaran bahwa kualitas dari granit semakin rendah. Untuk menentukan kualitas semuanya tergantung dari motif, corak, dan warna. Dimana setiap tingkatan kualitas granit ada yang memiliki kesamaan dan ada yang berbeda. Sehingga tergantung dari konsep dokarasi yang ingin Anda gunakan dan tampilkan.

2. Membedakan Ukuran Granit

Kaitan kualitas dengan ukuran granit adalah sesuai dengan kebutuhan dan konsep dekorasi yang ingin ditampilkan. Ada beberapa ukuran yang tersedia diantaranya 15×60, 20×20 cm, 30×30 cm, 80×80 cm, dan ukuran lainnya. Ada ukuran yang paling banyak digunakan dan memiliki kualitas yang lebih baik dari ukuran lainnya. Ukuran tersebut adalah 40×40 cm dan 60×60 cm sekaligus menjadi ukuran granit yang paling diminati.

Semua ukuran granit memiliki tingkatan kualitas masing-masing. Tinggal disesuaikan kembali dengan kebutuhan agar mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan. Menggunakan ukuran dengan panjang dan lebar yang sama banyak diminati karena, mudah dalam pemasangannya. Sehingga penggunaan jumlah granit dapat lebih efisien karena mudah dalam menentukan jumlah granit yang harus digunakan.

3. Mengetahui Warna Granit

warna dan motif granit
Warna dan motif granit, sumber: vertihome.id

Dalam membedakan kualitas granit yang baik ternyata bisa juga dilakukan dengan membedakan warnanya. Dimana tingkatan kualitas granit memiliki tampilan kecerahan warna yang berbeda-beda. Semakin cerah dan tajam warna dari granit tidak dapat menjamin kualitas dari granit. Mudahnya adalah dapat dilihat dari tingkatan kualitas granit yaitu KW 1, KW 2, KW 3, dan KW 4.

Kualitas tingkatan granit yang rendah memiliki kecerahan dan ketajaman warna lebih baik. Berbeda dengan kualitas granit yang memiliki kualitas yang lebih baik ternyata memiliki warna yang kurang tajam. Bila Anda menginginkan tampilan dekorasi interior yang lebih cerah tidak ada salahnya menggunakan granit yang memiliki kualitas rendah. Tinggal disesuaikan kembali dengan perawatan dan penggunannya.

4. Membedakan Motif Granit

Mungkin tak akan sulit bagi Anda dalam membedakan kualitas granit dari motifnya. Perbedaannya akan sangat terlihat dimana, granit yang memiliki kualitas yang baik memiliki tekstur sempurna. Berbeda dengan granit yang memiliki kualitas rendah ada beberapa kekurangan seperti berbintik dan memiliki pori-pori. Membedakan kualitas granit dari motif dapat dilakukan jika Anda memfokuskan pemilihan granit melalui tampilan motifnya.

Mudah untuk dilakukan karena motif granit cenderung memiliki tampilan bintik-bintik pada semua permukannya. Berbeda dengan marmer yang memiliki beragam jenis motif guratan. Warna alami yang beragam pada granit yang membuat tampilannya semakin menawan meskipun, hanya memiliki satu motif pada permukaannya.

5. Mengetahui Tingkat Ketahanan Granit

Sudah menjadi penilaian utama bahwa granit dengan kualitas yang baik pasti memiliki ketahanan yang baik pula. Hal ini bisa dengan mudah Anda lakukan dengan melihat tekstur granit tidak berpori dan tidak mudah tergores. Ditambah dengan tampilan motifnya yang lebih menonjol dan mengkilap menunjukan bahwa granit tersebut memiliki kualitas yang baik.

Jika dibandingkan dengan tingkatan kualitas granit, dimana setiap tingkatan memiliki kualitas ketahanan yang berbeda-beda. Semakin rendah tingkatan kualitas dari granit. Jadi, Anda tidak bisa mengklaim bahwa semakin rendahnya kualitas granit memiliki ketahanan yang kurang baik. Dimana granit KW 3 dan KW 4 ternyata memiliki ketahanan yang cukup baik. Bahkan granit KW 3 memiliki ketahanan yang lebih kuat dan juga awet.

6. Dapat Menentukan Perbandingan Harga Granit

perbandingan harga granit
Ragam jenis granit, sumber: cutlerpr.co

Ada harga ada kualitas tentu sebutan seperti ini sudah tidak asing lagi ketika membandingkan kualitas dari sebuah barang. Begitupun dengan granit semakin tinggi harganya menunjukan kualitas dari granit tersebut sangatlah baik. Tentu dengan memilih granit dengan kualitas yang baik akan sesuai dengan harganya. Dimana Anda akan mendapatkan tampilan dekorasi interior yang jauh lebih indah, mewah, dan juga keren.

Tak perlu khwatir tidak dapat menggunakan granit dengan kualitas baik dikarenakan harganya yang lumayan tinggi. Anda masih menggunakan granit dengan tingkatan kualitas granit yang rendah. Dimana harganya lebih terjangkau, meskipun begitu Anda masih tetap bisa mendapatkan motif granit yang baik. Jadi, tak perlu memaksakan untuk mendapatkan kualitas granit yang baik jika budget yang dimiliki terbatas.

Ditambah dengan adanya pemasaran secara langsung atau biasa disebut dengan direct marketing. Membuat para pengguna granit akan lebih teredukasi mengenai berbgai hal tentang granit dengan mudah. Terutama dalam membedakan kualitas granit yang baik. Dimana para penyedia granit akan berinteraksi secara langsung baik melalui online atau offline.

Itulah cara membedakan kualitas granit yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini. Kini Anda tak perlu repot dalam mengaplikasikan granit untuk dekorasi interior cukup menggunakan Jasa poles marmer semua jenis pekerjaan dapat dilakukan. Bukan hanya marmer melainkan granit juga dapat dikerjakan muai dari pemasangan hinga perawatan. Semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi Anda baik pengguna dan yang ingin menggunakan granit.

Jenis Lantai Rumah Dengan Tampilan Yang Keren

Jenis Lantai Rumah Dengan Tampilan Yang Keren

Sudah menjadi hal umum yang dimiliki oleh siapa saja yaitu, menginginkan rumah yang indah. Selain dekorasi ada lagi elemen rumah yang akan membuat keindahan rumah lebih terasa. Elemen tersebut adalah lantai yang menjadi pelengkap untuk setiap ruangan. Banyak jenis lantai rumah yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan konsep yang digunakan.

Dengan menggunakan jenis lantai rumah yang tepat akan membuat tampilan rumah menjadi indah dan keren. Jadi, Anda harus bisa memilih lantai dengan tekstur, material, dan motif tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Karena setiap ruangan rumah memiliki fungsi sehingga, bukan hanya desain interior yang harus diperhatikan. Melainkan lantai rumah perlu memiliki tampilan keren agar suasana ruangan rumah dapat lebih terasa.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi untuk lantai rumah tak perlu bingung. Karena Anda sekarang berada pada artikel yang tepat yang akan membahasnya. Berikut ini jenis lantai rumah dengan tampilan yang keren dan menjadi rekomendasi diantaranya:

1. Lantai Marmer

lantai marmer
Tampilan lantai marmer, sumber: 99.co

Marble atau yang lebih dikenal dengan sebutan marmer merupakan batuan alam yang terbentuk secara alami. Jenis lantai rumah yang banyak digunakan untuk hunian. Bukan hanya keren marmer juga akan membuat tampilan rumah terlihat lebih mewah. Jadi, akan sangat cocok bagi Anda yang mengingkan konsep rumah mewah.

Marmer bukan hanya bisa digunakan pada lantai, melainkan dapat diaplikasikan juga pada dinding rumah. Dengan bagitu Anda bisa memberikan kesan mewah pada rumah dengan lebih maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang lebih memukau dan rapi Anda bisa menggunakan Jasa poles marmer.

Selain melakukan pemolesan marmer agar terlihat lebih mengkilap, menyediakan juga jasa pemasangan marmer. Perlu Anda ketahui bahwa pemasangan marmer berbeda dengan pemasangan lantai pada umumnya. Sehingga memerlukan keahlihan khsuus dalam pemasangan marmer, agar terpasang dengan kuat dan rapi.

2. Lantai Granit

lantai granit
Tampilan granit, sumber: pabrikgranit.com

Batuan alam yang terkenal setelah marmer adalah granit jenis lantai rumah batuan alam yang juga terbentuk secara alami. Tampilannya yang lebih simple cocok digunakan pada rumah yang ingin menghadirkan unsur mewah tapi, tetap sederhana. Dengan kata lain tidak terlalu berlebihan dalam mendokarasi tampilan rumah. Sehingga dapat menghadirkan unsur lainnya di setiap ruangan rumah.

Mudah dalam melakukan perawatan hal ini dikarenakan material batu granit mempunyai daya serap yang kecil. Hal ini membuat granit tidak mudah dalam menyarap cairan dan kotoran lainnya yang menempel pada permukaannya. Satu lagi keunggulannya adalah mampu dalam menahan beban hingga 500 kg/meter2.

3. Lantai Batu

lantai batu
Tampilan lantai batu, sumber: idea.grid.id

Jenis lantai rumah yang banyak diaplikasikan pada area outdoor seperti taman, teras, dan lainnya. Kesan alami dan menyatu dengan lingkungan sekitar menjadikan lantai batu cocok digunakan pada area outdoor rumah. Permukannya yang kasar cocok juga bila ingin digunakan pada kamar mandi dengan nuansa alam.

Batu yang digunakan adalah jenis batuan kali yang memiliki tekstur material yang kuat. Sehingga kesan alam ketika menggunakan lantai jenis ini akan lebih terasa dan memberikan warna baru pada tampilan rumah. Menjadi penting dalam pemasangannya yang harus dilakukan dengan benar agar tampilannya lebih rapi.

4. Lantai Tegel

lantai tegel
Tampilan lantai tegel dengan ragam motif, sumber: dekoruma.com

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis lantai rumah yang satu ini. Tegel atau biasa lebih dikenal dengan sebutan tehel merupakan jenis lantai yang sudah digunakan dari zaman dahulu. Hal ini bisa terlihat pada tampilan rumah saat ini yang sudah ada dari sejak zaman dahulu menggunakan tehel sebagai lantainya.

Jika Anda menginginkan tampilan rumah yang klasik penggunaan tegel bisa menjadi pilihannya. Tersusun dari campuran material semen, pasir, dan aci yang digunakan pada bagian permukaan agar halus. Memiliki bentuk persegi layaknya bentuk lantai pada umumnya dengan ukuran ketebalan mencapai 2,5 cm.

5. Lantai Teraso

lantai teraso
Tampilan lantai teraso, sumber: dekoruma.com

Teraso adalah jenis lantai rumah yang sama dengan tegel dimana, tersusun dari material semen dan pasir. Hanya saja bagian permukaannya tidak menggunakan aci melainkan pecahan batu bermotif (Terazo Stone). Dari sinilah nama lantai teraso diambil dan banyak digunakan pada tampilan lantai rumah klasik dengan sentuhan motif.

Bukan hanya dapat digunakan pada lantai rumah, melainkan dapat diaplikasikan pada dinding. Dengan permukaan yang sedkit lebih kasar bisa juga digunakan pada lantai kamar mandi. Jenis lantai teraso seperti marmer buatan hanya saja tidak memiliki motif urat pada permukaannya yang mernjadi ciri khas mamer. Tersedia dua jenis teraso yaitu, dengan permukaan mengkilap dan permukaan yang kasar.

6. Lantai Keramik

lantai keramik
Tampilan lantai kermaik, sumber: meiganflooring.com

Jenis lantai rumah yang sudah tidak asing dan banyak digunakan pada setiap rumah. Menjadi lantai rumah yang banyak digunakan dan disukai karena tersedia banyak pilhan warna, pola, tekstur, dan bentuk. Ditambah dengan harganya yang terjangkau tentu menjadi nilai tambah dari keramik. Sehingga tak heran menjadi lantai yang hampir digunakan pada sebagian besar rumah yang ada di Indonesia.

Bahan dasar dari keramik terbuat dari tanah liat dan dilapisi dengan glasur setelah memalui proses pembakarang dengan suhu tinggi. Lapisan glasur yang akan membentuk tekstur, warna, dan pola atau motif dari keramilk. Terbuat dari tanah liat membuat kermaik memberikan kesejukan pada rumah dikarenakan jenis lantai ini tidak meneruskan panas.

7. Lantai Travertine

lantai travertine
Tampilan lantai travertine, sumber: archify.com

Kesan estetik yang ditampilakan jika menggunakan jenis lantai rumah travertine. Cocok bagi Anda yang memiliki konsep rumah dengan desain rustic, sehingga akan memberikan tampilan maksimal. Warna alami yang dihasilkan dengan tekstur pecah-pecah menjadi sumber dari estetikanya. Banyak diaplikasikan pada ruang tamu karena akan memberikan kenyamanan dan akan membuat semakin betah.

Ada hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan travertine sebagai lantai rumah. Dimana Anda harus rajin membersihkannya agar tampilan estetikanya tetap terlihat dengan maksimal. Hal ini disebabkan karena lantai travertine berpori sehingga, mudah menyerap jika terkena kotoran.

8. Lantai PVC

lantai pvc
Tampilan lantai PVC, sumber: floor.com

Jenis lantai rumah yang lebih dikenal dengan nama vinyl ketimbang nama aslinya PVC. Tersedia banyak warna dan corak yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan konsep rumah yang digunakan. Tersusun dari beberapa material seperti stone salt , kapur, dan batu gamping. Memiliki struktur yang cukup kuat dan tahan air membuat perawatan lantai PVC mudah untuk dilakukan.

Kelebihan lainnya dari lantai PVC adalah mampu meredam geteran sehingga, ketika menginjak lantai ini tidak menimbulkan bunyi. Untuk harganya relatif lebih murah bila dibandingkan dengan jenis lantai lainnya. untuk pegaplikasian lantai PVC bisa digunakan pada kamar tidur utama atau anak.

9. Lantai Laminate

lantai laminate
Tampilan lantai laminate, sumber: jhomeimpro.com

Jenis lantai rumah yang terbuat dari bahan serbuk kayu yang diproses dengan temperatur dan tekanan tertentu. Banyak digunakan pada rumah di area perkotaan dengan konsep industrial. Tampilannya seperti kayu asli akan memberikan kesan klasik yang membuat suasana rumah menjadi nyaman. Jenis lantai ini diciptakan melihat penggunaan kayu solid yang semakin banyak dan membuat harganya juga ikut meningkat.

10. Lantai Kayu

lantai kayu
Tampilan lantai kayu, sumber: lantaiparket.com

Terakhr ada jenis lantai rumah yang terbuat dari 100 persen kayu solid. Biasa jug disebut dengan lantai parket ini merupakan istilah keren yang digunakan. Jenis lantai ini banyak digunakan pada rumah dengan konsep desain industrial, tradisional, dan klasik. Dimana penggunaan lantai kayu akan membuat tampilan rumah lebih mewah tapi, tetap terlihat sederhana.

Dengan kata lain kesan mewah yang dihadirkan tidak terlalu dominan. Sehingga tampilan rumah akan balance sehingga, unsur lainnya juga ikut andil dalam memberikan tampilan indah. Untuk perawatannya tentu harus dilakuakan secara berkala agar tidak cepat rapuh atau mudah diserang rayap.

Itulah jenis lantai rumah dengan tampilan keren yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan membantu Anda dalam memilih jenis lantai rumah yang sesuai. Sehingga tampilan rumah Anda semakin keren yang akan memnciptakan suasana kenyamanan.