logo icon jasa poles marmer marmerpro
Ukuran Granit Lantai, Cek Ini Dulu Sebelum Beli!

Ukuran Granit Lantai, Cek Ini Dulu Sebelum Beli!

Sedang memikirkan jenis lantai yang cocok untuk memperindah hunian Anda? Mungkin lantai granit bisa jadi pilihan yang ideal. Granit merupakan salah satu jenis lantai yang mempunyai banyak kelebihan, salah satunya adalah kuat menahan beban berat dan tahan goresan. Tersedia juga berbagai macam ukuran granit yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.

Selain kelebihan yang sudah disebutkan di atas, granit juga memiliki kualitas yang memberikan kesan mewah setelah diaplikasikan pada lantai rumah. Hal itu dikarenakan desain lantai granit memiliki banyak variasi, serta beberapa jenis granit juga memiliki permukaan yang halus meskipun pada saat proses pembakarannya berada di suhu 1000° Celcius.

Lantai Granit Memberi Kesan Mewah. Sumber: google.com
Lantai Granit Memberi Kesan Mewah. Sumber: google.com

Dari segi perawatannya pun berbeda dengan keramik, lantai jenis granit harus sering dibersihkan karena permukaannya yang memiliki pori sehingga debu dan kotoran bisa menempel di lantai.

Variasi Ukuran Granit Lantai Yang Harus Anda Ketahui

Jika Anda tertarik untuk memasang lantai granit pada permukaan lantai hunian Anda, maka ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu ukuran granit per dus yang akan Anda beli agar bisa menyesuaikan dengan luas ruangan rumah Ada.

Semakin besar material yang Anda beli, tentunya semakin cepat juga pemasangannya. Namun bukan berarti semua ruangan bisa cocok dengan ukuran yang besar.

1. Ukuran Granit Dinding

Kesan minimalis pada dinding. Sumber: google.com
Kesan minimalis pada dinding. Sumber: google.com

Untuk memberikan kesan lebih minimalis, Anda bisa mempercantik dinding rumah dengan menggunakan granit berukuran 30 x 60 cm. Namun tidak menutup kemungkinan jika ruangan yang Anda miliki lebih luas dan ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat, maka Anda bisa memilih ukuran 60 x 60 cm.

2. Ukuran Granit Kamar Mandi

Pilihlah jenis lantai yang tidak licin. Sumber: google.com
Pilihlah jenis lantai yang tidak licin. Sumber: google.com

Untuk ruangan kamar mandi, tentunya Anda membutuhkan jenis lantai granit dengan permukaan lebih kasar dan tidak mudah licin saat terkena air. Ukuran yang bisa digunakan juga bervariasi, mulai dari 30 x 30 cm atau 60 x 60 cm. Jangan lupa ukur terlebih dahulu luas lantai kamar mandi Anda untuk menyesuaikan kebutuhan granit yang harus dibeli.

3. Ukuran Granit Ruang Tamu

Ruang tamu yang luas. Sumber: google.com
Ruang tamu yang luas. Sumber: google.com

Seperti halnya dinding dan kamar mandi, Anda bisa menyesuaikan ukurannya dengan luas ruang tamu Anda. Jika Anda memiliki ruang tamu yang terbilang luas, maka granit berukuran 60 x 60 cm sangat cocok untuk digunakan agar memberikan kesan mewah dan elegan. Granit dengan ukuran 80 x 80 cm juga bisa jadi pilihan jika luas ruangan lebih besar.

4. Ukuran Granit Teras Outdoor

Ukuran Granit untuk Teras Depan Rumah. Sumber: dekoruma.com
Ukuran Granit untuk Teras Depan Rumah. Sumber: dekoruma.com

Pemilihan granit sebagai permukaan teras rumah menjadi pilihan terbaik karena granit memiliki sifat yang anti gores dan anti slip. Tentunya untuk ukuran bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Lantai dengan ukuran 30 x 60 cm, 30 x 30 cm hingga 60 x 60 cm bisa jadi pilihan.

Ukuran Granit Lantai Paling Besar Yang Ada Di Pasaran

Pada umumnya kebanyakan orang menggunakan granit dengan ukuran standar yaitu antara 30 x 30 cm atau 60 x 60 cm. Namun tidak jarang juga sebagian orang memilih untuk menggunakan granit lantai dengan ukuran yang lebih besar.

Saat ini ukuran terbesar dari granit lantai adalah 120 x 240 cm. Biasanya granit dengan jenis ukuran sebesar ini digunakan untuk luas tempat atau ruangan yang terbilang besar. Seperti aula, atau teras rumah yang luas. Kelebihan menggunakan granit dengan ukuran besar adalah akan memberikan kesan elegan pada ruangan tersebut. Sebaliknya, jika ruangan yang dimiliki terbilang kecil, maka tentunya ukuran 120 x 240 cm akan menjadi kurang bagus jika dipakai.

Cara Menghitung Kebutuhan Granit Dengan Ukuran 60 x 60 cm

Banyaknya variasi ukuran mungkin bisa membingungkan beberapa orang yang ingin membelinya, khususnya bagi orang yang belum terlalu paham perihal ini. Ukuran tersebut tentunya bertujuan untuk memudahkan penggunanya dalam memilih sesuai kebutuhan masing-masing ruangan yang ingin dipasangkan lantai granit.

Apabila Anda masih bingung dalam menghitung jumlah kebutuhan granit yang harus dibeli, berikut sedikit panduan menghitung kebutuhan granit berukuran 60 x 60 cm.

1. Hitung Luas Ruangan atau Area yang Akan Dipasang Granit

Ini adalah tahap pertama sebelum Anda pergi membeli granit. Tidak hanya luas ruangan, tetapi Anda juga perlu mengetahui bentuk ruangan yang nantinya akan dipasang granit. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan ukuran dari granit lantai sesuai kebutuhan ruangan Anda.

2. Lihat Jumlah Granit Lantai per Dusnya

Tidak selesai dengan hanya mengetahui luas ruangan, Anda perlu mengecek jumlah granit lantai per dus. Hal tersebut diperlukan karena untuk memudahkan Anda menentukan total jumlah granit yang akan dibeli.

Misalnya Anda berencana membeli granit lantai dengan berukuran 60 x 60 cm. Dalam 1 dus, biasanya granit lantai berukuran 60 x 60 cm berisi 4 pcs. Maka 1 dus granit lantai berukuran 60 x 60 cm dapat menutup permukaan lantai seluas 1,44 m2.

3. Hitung Jumlah Kebutuhan Granit Lantai Sesuai Luas Ruangan

Setelah mengetahui jumlah granit lantai yang dibutuhkan per dus nya, langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah menghitung total kebutuhan granit menyesuaikan luar ruangan atau areanya. Anggap saja luas ruangan yang akan dipasang granit seluas 20 meter persegi dengan ukuran panjang dan lebarnya adalah 4 x 5 meter. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Luas ruangan = 25 meter
Ukuran dari granit = 60 x 60 cm atau 0,36 m
Kebutuhan granit = 20 meter ÷ 0,36 meter = 55,5 dibulatkan menjadi 56 pcs
Kebutuhan per dus = 56 pcs ÷ 4 pcs = 14 dus

Maka, jumlah granit lantai yang anda harus beli untuk memperindah lantai anda dengan luas area sebesar 20 meter adalah 14 dus.
Dengan melakukan perhitungan tadi, Anda tidak perlu takut akan over-budget dalam melakukan pembelian granit lantai.

Demikian ulasan terkait granit lantai yang bisa jadi acuan sebelum Anda membelinya. Semoga artikel ini bisa memberi manfaat bagi Anda. Nantikan ulasan-ulasan menarik lainnya. Sekian dan terima kasih.

Ingin Poles Lantai Rumah? Ini Proses dan Tahapannya

Ingin Poles Lantai Rumah? Ini Proses dan Tahapannya

Memiliki lantai rumah yang mewah dan elegan seperti lantai marmer dan granit tentunya, ingin selalu dilihat bersih dan mengkilap. Sehingga melakukan poles lantai menjadi salah satu cara terbaik untuk bisa memberikan tampilan lantai rumah terlihat seperti baru lagi. Karena membersihkan lantai rumah secara biasa akan berbeda hasilnya dengan poles.

Lantai rumah tentunya membutuhkan yang namanya perawatan secara teratur. Terutama pada saat tampilan lantai mulai terlihat adanya penurunan kualitas yang biasanya disebabkan oleh kotoran, debu, dan lain sebagainya yang menempel pada permukaannya. Tidak perlu dilakukan penggantian lantai baru, cukup dengan melakukan perawatan poles lantai rumah akan terlihat seperti baru kembali.

Jika Anda ingin melakukan poles lantai dan belum mengetahui proses dan tahapannya. Wajib untuk mengetahuinya terlebih dahulu. Karena dalam melakukannya tidak dilakukan begitu saja tanpa, mengikuti tahapan dan apa saja yang harus dipersiapkan. Untuk itu Anda bisa menyimak penjelasannya yang akan dibahas pada artikel ini.

Alat dan Bahan Poles Lantai

Perlatan yang digunakan untuk memoles lantai, sumber: pusatmarmergranit.com
Perlatan yang digunakan untuk memoles lantai, sumber: pusatmarmergranit.com

Sebelum melakukan poles lantai rumah hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah alat dan bahan. Tidak terlalu banyak alat dan bahan yang harus Anda persiapkan. Selain itu, mudah ditemui dimana saja baik di supermarket dan marketplace yang telah telah tersedia.

Lalu, alat dan bahan apa saja yang harus dipersiapkan? berikut ini bisa disimak alat dan bahannya yang perlu untuk Anda persiapkan sebelum melakukan poles lantai.

Alat

Untuk alat yang digunakan adalah Mesin Poles Lantai (Polishing Machine). Alat ini memiliki beberapa variasi ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika lantai rumah yang ingin dipoles cukup luas dan lebar ada baiknya memilih ukuran sekitar 17 Inchi. Sehingga akan memudah dalam melakukan pemolesan dan bisa lebih cepat selesai dilakukan.

Selain mesin poles lantai ada juga alat lainnya yang harus dipersiapkan diantaranya:

  • Lap/Kain pel
  • Polisher pengganti, sebagai cadangan untuk pengerjaan poles lantai rumah yang cukup luas dan lebar
  • Wadah/Ember, dan
  • Alat pendukung lainnya

Bahan

Ada beberapa bahan yang harus dipersiapkan untuk bisa mendapatkan tampilan hasil polesan yang mengkilap/kinclong. Bahan tersebut diantaranya:

  • Air bersih
  • Cairan pembersih khusus lantai, setiap lantai memiliki cairan pembersih khusus seperti marmer dan granit. Jika menggunakan kedua lantai tersebut disarankan untuk menggunakan cairan pembersih khususnya.
  • Bubuk Nat, digunakan untuk pemasangan ulang nat jika diperlukan.
  • Amoniak, digunakan untuk membantu menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaan lantai.
  • Hidrogen Peroksida, cairan yang digunakan untuk membantu menghilangkan noda dan kotoran membandel yang sulit dihilangkan pada permukaan lantai.
  • Coating, cairan khusus yang digunakan untuk mengkilapkan lantai agar terlihat bersih dan tampilannya lebih kinclong. Jika menggunakan jenis lantai marmer bisa menggunakan cairan khususnya yaitu, Marble Kin.

Cara Poles Lantai Rumah

Agar tampilan lantai rumah dapat terlihat lebih maksimal hasilnya. Berikut ini bisa diikuti beberapa tahapan untuk melakukan poles lantai yang diantaranya:

1. Melakukan Pengikisan dan Pemasangan Ulang Nat

Pemasangan nat lantai, sumber realestat.id
Pemasangan nat lantai, sumber: realestat.id

Nat adalah bagian pengisi diantara susunan lantai. Untuk fungsinya agar tampilan dari susunan lantai rumah terlihat lebih rapi. Sebelum melakukan proses pemolesan lantai ada baiknya untuk melakukan pengikisan atau pemasangan ulang nat.

Pengikisan dan pemasangan ulang nat tergantung dari kondisinya. Biasanya pada lantai rumah yang baru hanya dirapikan dengan cara dikikis hingga kedalamannya sama dengan susunan nat lantai lainnya. Jika lantai rumah yang sudah lama pemakaiannya biasanya akan dilakukan pemasangan ulang nat.

2. Membersihkan Permukaan Lantai

Sebelum melakukan proses pemolesan menggunakan mesin, bersihkan terlebih dahulu permukaan lantai dari noda dan kotoran yang masih menempel. Untuk membersihkannya bisa menggunakan dua cairan pembersih yaitu, cairan amoniak dan Hidrogen Peroksida.

Usahakan noda dan kotoran pada permukaan lantai benar-benar bersih. Sehingga tampilan lantai setelah dilakukan pemolesan akan terlihat lebih bersih dan mengkilap.

3. Melakukan Grinding Menggunakan Mesin Poles Lantai

Proses grinding lantai, sumber kumparan.com
Proses grinding lantai, sumber: kumparan.com

Tahap selanjutnya jika sudah membersihkan noda dan kotoran pada permukaan lantai. Selanjutnya penghalusan permukaan lantai menggunakan mesin poles lantai. Bukan hanya untuk menghaluskan permukaan, mesin ini juga bisa mengupas atau mengangkat noda dan kotoran yang masih menempel pada lantai.

Sebelum menggunakan sediakan terlebih dahulu cairan khusus pembersih lantai rumah. Tuangkan secukupnya cairan pembersih pada permukaan lantai yang ingin dipoles terlebih dahulu. Jika sudah bisa dilanjutkan dengan menggunakan bantuan mesin untuk menghaluskan dan membersihkannya.

4. Membersihkan Sisa Cairan Pembersih dengan Air

Setelah selesai melakukan penghalusan dan pembersihan menggunakan mesin poles lantai. Jangan lupa untuk dibasuh atau dibersihkan menggunakan air bersih untuk menghilangkan cairan pembersih, noda, dan kotoran yang menempel pada permukaan lantai.

Lakukan secara merata dengan bertahap pada semua permukaan lantai yang dilakukan pemolesan. Tuangkan air secukupnya dan jangan berlebihan agar tidak membuat permukaan lantai licin. Sehingga bisa dibersihkan dengan mudah dan terhindar dari resiko terjatuh dan lainnya.

5. Finishing (Tahapan Akhir)

Proses finishing untuk mengkilapkan lantai, sumber content.co.id
Proses finishing untuk mengkilapkan lantai, sumber: content.co.id

Tahapan akhir pada proses poles lantai adalah melakukan finishing untuk memberikan hasil yang maksimal dan sesuai dengan yang diinginkan. Pada tahapan ini akan diberikan cairan coating khusus lantai untuk membuat tampilan permukaan lantai terlihat lebih mengkilap/kinclong.

Sebelum melakukannya lantai terlebih dahulu di lap untuk mengeringkan permukaannya. Jika lantai sudah lantai sudah benar-benar kering maka, selanjutnya bisa menuangkan cairan coating yang sudah disiapkan. Untuk mendapatkan tampilan permukaan lantai yang lebih mengkilap. Bisa menggunakan mesin poles lantai kembali dan dilakukan hingga merata pada seluruh permukaan lantai.

Itulah proses dan tahapan dari poles lantai rumah, gimana? mudah bukan untuk melakukannya. Tahapan ini juga bisa digunakan untuk poles lantai marmer, granit, dan jenis lantai rumah lainnya. Tinggal disesuaikan saja alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan perawatan lantai rumah dengan cara pemolesan. 

Semoga dengan berbagai penjelasan dari informasi mengenai cara poles lantai rumah yang sudah disampaikan dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda. Jangan lupa untuk tetap selalu update informasi menarik dan bermanfaat lainnya hanya di laman Marmer Pro.