logo icon jasa poles marmer marmerpro
Lantai Tegel, Bahan Pelapis Lantai yang Indah dan Murah

Lantai Tegel, Bahan Pelapis Lantai yang Indah dan Murah

Lantai tegel adalah salah satu bahan bangunan yang sering digunakan dalam pembangunan, khususnya bagian lantai. Tegel ini dimanfaatkan sebagai pengganti plat lantai agar lantai terasa lebih nyaman digunakan dan nampak lebih indah.

Lantai tegel sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Belanda yang bermakna ubin. Tegel adalah salah satu jenis ubin klasik yang sampai sekarang ini masih banyak yang menggunakan dan banyak peminatnya.

Motif yang ditawarkan oleh lantai tegel sendiri beragam dan identik dengan kearifan lokal dan budaya Indonesia. Meskipun tegel berasal dari Spanyol dan Portugal, seiring berkembangnya waktu, motifnya mengadopsi konsep budaya lokal.

Lantai tegel dibuat dari campuran semen dan bahan pewarna dengan takaran tertentu yang kemudian dibentuk menjadi adonan cair. Adonan yang sudah terbentuk tersebut kemudian dituangkan ke dalam cetakan berbentuk kotak yang ukuran telah disesuaikan.

Selanjutnya, di atas adonan tersebut ditaburi semen secukupnya untuk meningkatkan kekuatannya. Kemudian, adonan kembali dilapisi dengan campuran semen dan pasir, barulah kemudian dilakukan proses pengepresan untuk mencetak tegel yang diinginkan. Setelah dicetak, tegel dijemur hingga kering.

Berdasarkan sejarah, jauh sebelum Spanyol mulai membuat motif tegel, peradaban di wilayah Arab telah lebih dulu membuat motif semacam tegel dengan meniru motif mozaik yang berasal dari Romawi.

Lantai tegel rumah, sumber: google.com
Lantai tegel rumah, sumber: google.com

Hingga sekarang ini tegel sangat memikat hati konsumen dengan ragam motifnya yang semakin banyak dan sangat menakjubkan. Kesannya yang klasik dan artistik bisa Anda kombinasikan dengan joglo, rumah kampung bahkan bangunan modern dengan menghadirkan aura yang luar biasa adem dan tentram sebagai hasilnya.

Kelebihan Lantai Tegel

Apabila Anda berminat untuk memasang lantai tegel yang indah di rumah Anda, ada baiknya simak terlebih dulu kelebihan yang ditawarkan oleh tegel. Kami yakin Anda pastinya membutuhkan referensi ini sebelum bertindak lebih jauh. Langsung saja, simak uraian lengkapnya di bawah ini.

Harganya Sangat Terjangkau

Jika dibandingkan dengan berbagai bahan pelapis lantai lain seperti marmer dan sejenisnya, tegel adalah material yang harganya paling terjangkau dan murah. Bahkan apabila Anda bandingkan dengan keramik yang memiliki harga terjangkau sekalipun, harga tegel jauh lebih terjangkau.

Biasanya lantai tegel dibanderol dengan harga beli yang murah karena memang terbuat dari bahan baku yang harganya juga relatif terjangkau. Lantai tegel sebagaimana sudah dijelaskan di atas, terbuat dari 3 bahan utama, yakni semen, pasir dan pewarna.

Jika dibandingkan dengan marmer dan granit, tentu saja harga lantai ini jauh sangat terjangkau. Jadi, dengan menggunakan lantai satu ini Anda bisa meminimalisir biaya material dan juga mendapatkan desain rumah yang nyaman dan tetap estetik.

Harga terjangkau, sumber: google.com
Harga terjangkau, sumber: google.com

Biasanya tegel yang polos dijual dengan harga mulai dari Rp. 6.000 per buah dan untuk tegel dengan motif dan warna tentu saja harga jualnya lebih tinggi, berkisar Rp. 11.000 per buah. Untuk mendapatkan harga yang lebih murah, Anda bisa membelinya dalam satuan dus.

Mudah Dipasang

Tegel mempunyai dimensi yang sangat besar, khususnya pada ukuran ketebalannya. Sehingga lantai satu ini sangat mudah digenggam serta diposisikan pada tempat yang Anda inginkan.

Lebih dari itu, ukuran penampangnya yang pas dan tidak begitu luas membuat Anda lebih mudah dalam meratakan lantai ini ketika dipasang. Tentu saja hal tersebut sangat mempermudah proses pemasangannya. Jika dibandingkan dengan jenis pelapis lantai lain, tegel adalah yang mudah dipasang.

Nuansa Klasik yang Kuat

Untuk Anda berniat menciptakan rumah dengan nuansa gaya klasik, lantai tegel adalah pilihan lantai yang sangat cocok. Sebab, tegel bisa memancarkan kesan klasik yang sangat kuat yang bangunan dan rumah.

Setiap desain dengan nuansa tradisional atau lawas bisa dengan mudah diciptakan oleh lantai satu ini. Selain cocok untuk menciptakan kesan klasik dan desain tradisional, tegel juga bisa Anda aplikasikan untuk menciptakan rumah dengan gaya modern atau kontemporer dengan memiliki motif tertentu.

Tidak Mudah Pecah

Kelebihan selanjutnya dari tegel adalah material tegel tidak mudah pecah. Lantai dari tegel memiliki tingkat kekuatan yang sangat tinggi, sangat kokoh, namun tetap fleksibel dan tidak keras.

Alasanya, karena lantai ini memiliki pori-pori yang berukuran sedemikian besar. pori-pori itulah yang membuat lantai tegel ini menjadi tidak mudah pecah. Bahkan, ketika lantai ini terkena suhu panas sekalipun, tegel tetap kuat dan kokoh.

Tampilan yang Sejuk

Satu lagi kelebihan dari tegel adalah mampu memancarkan tampilan yang natural atau alami. Tegel adalah lantai yang bisa menciptakan kesan alami dan natural begitu kuat. Untuk Anda yang bosan dengan tampilan keramik atau jenis pelapis lantai lainnya yang terkesan kaku, tegel bisa menjadi opsi buat Anda.

Pilihan warna tegel, sumber: google.com
Pilihan warna tegel, sumber: google.com

Dengan tampilan yang sejuk di pandang mata, setiap penghuni rumah akan merasa betah berada di dalamnya. Untuk Anda yang ingin merasakan hal tersebut bisa membuat desain lantai rumah dengan bahan satu ini.

Tips Memilih Lantai Tegel

Sebelum Anda memilih tegel, ada baiknya Anda memperhatikan tampilan akhir ruangan dengan mempertimbangkan ukuran, warna dan tekstur permukaan tegel terlebih dulu. Biasanya tegel tersedia dalam dua ukuran, yakni 20×20 dan 30×30 cm.

Saat Anda memilih ukuran tegel, pastikan Anda menyesuaikannya dengan ukuran ruangannya. Selanjutnya, pilihlah warna yang ingin Anda gunakan. Dalam hal ini, Anda bisa menyesuaikannya dengan tema ruangan. Contohnya, untuk ruangan yang tidak mendapatkan banyak cahaya matahari, gunakan tegel berwarna putih dan seterusnya.

Untuk tekstur tegel sendiri, Anda bisa terapkan berdasarkan fungsi masing-masing ruangan. Misalnya teras rumah dan kamar mandi biasanya menggunakan tegel dengan tekstur yang lebih kasar. Sedangkan untuk kamar tidur dan ruang keluarga biasanya menggunakan tegel dengan tekstur halus dan glossy.

Terakhir, jika Anda ingin mendapatkan hasil akhir yang maksimal, pastikan Anda menggunakan jasa atau tukang pasang tegel yang berkualitas dan terkenal profesional. Untuk artikel lainnya bisa Anda dapatkan di website Kami.

 

 

Apa Itu Plint Lantai? Dan Kegunaannya Untuk Tampilan Rumah

Apa Itu Plint Lantai? Dan Kegunaannya Untuk Tampilan Rumah

Untuk menadapatkan hasil yang memuaskan pada interior rumah tentunya banyak hal yang harus dilakukan. Lantai menjadi salah satu elemen yang bukan hanya digunakan sebagai pelapis permukaan. Bisa juga dijadikan untuk mendekorasi rumah dengan menfaatkan tampilannya. Apakah Anda tahu apa itu plint lantai? Pastinya elemen atau produk ini belum terlalau familiar bila didengar.

Jika ingin adanya perlindungan terhadap batas antara lantai dan dinding. Biasanya elemen tambahan yang digunakan adalah plint. Salah satu contohnya jika Anda menggunakan jenis lantai marmer, granit, dan yang sejenisnya.

Tentu akan sangat menjaga dan merawatnya sehingga akan melakukan berbagai cara untuk tetap menjaga kualitasnya selalu dalam kondisi baik. Selain digunakan sebagai pelindung atau skat antara lantai dan dinding. Masih banyak kegunaan lainnya dari plint yang dapat Anda manfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Dengan satu jenis produk seperti plint lantai rumah, bisa mendapatkan berbgai kemanfaatan dan kegunaannya. Telah banyak pemilik rumah yang menggunakan plint lantai mulai dari tampilan yang sederhana hingga mewah. Semua ini kembali lagi dengan kebutuhan dan jenis konsep interior yang digunakakn pada rumah Anda.

Apa Itu Plint Lantai?

Plint lantai atau biasa disebut juga dengan skirting adalah bagian interior rumah yang digunakan sebagai pelapis dari permukaan dinding. Pada umumnya dipasang untuk menghindari gesekan antara lantai dan dinding bagian bawah. Plint sangat cocok bila digunakan bagi Anda yang menggunakan jenis lantai mewah seperti marmer dan granit.

Banyak fungsi lainnya yang bisa dimanfaatkan jika menggunakan plint. Ukurannya yang tidak terlalu besar terkadang memiliki kesan tak penting untuk menggunakannya. Padahal ada berbagai kemudahan yang akan Anda rasakan jika menggunakan plint sebagai skat antara lantai dan diinding rumah. Selain untuk mencegah gesekan, bisa juga mencegah dari kumpulan debu pada sudut lantai rumah sehingga, mudah untuk dibersihkan.

Plint lantai kini memiliki beragam tampilan dan motif yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dekorasi interior rumah. Hal ini sejalan dengan mulai banyaknya pengguna plint yang tidak lagi terbatas pada bentuk umumnya yaitu, persegi panjang dan berwarna putih.

Dengan banyaknya pilihan plint lantai rumah akan membantu Anda dalam menciptakan tampilan interior rumah yang menarik dan indah. Walaupun bentuknya yang minimalis dan terletak pada bagian bawah antara dinding dan lantai. Akan meberikan sebuah tampilan berbeda sekaligus bermanfaat untuk element pemanis tambahan pada ruangan rumah.

Material Plint Lantai

Sama dengan jenis lantai lainnya yang memiliki material penyusun yang berbeda-beda. Plint lantai juga memiliki beberapa jenis material mulai dari bahan alami hingga buatan. Tentunya dengan daya tahan yang baik dan tampilan yang cantik. Sehingga Anda sebagai pengguna plint lantai dapat menyesuaikannya dengan berbagai kebutuhan dalam penggunaannya.

Lalu apa itu plint lantai dan materialnya? berikut ini bisa disimak penjelasannya diantaranya:

1. Plint Lantai Kayu Solid

Plint lantai kayu, sumber courtina.id
Plint lantai kayu, sumber: courtina.id

Terbuat dari material kayu asli cocok bagi Anda yang ingin memberikan sentuhan atau memaksimalkan tampilan klasik dan tradisional. Selain itu, dengan tampilan motifnya yang alami aka meberikan kesan elegan dan unik pada area bagian ruangan rumah yang menggunakan jenis plint ini.

Jenis kayu yang digunakan pun biasanya terbuat dari kayu yang memiliki kualitas baik seperti jati, mahoni, nyatoh, dan lainnya. Jangan lupa untuk disesuaikan juga dengan jenis lantai rumah yang Anda gunakan. Agar mendapatkan tampilan yang serasi dan memperindah tampilan rumah.

2. Plint Lantai PVC

Material berbahan Polyvinyl Chloride (PVC) terbuat dari vinyl dan terkenal memiliki kualitas yang bagus dan juga ringan. Plint lantai rumah dengan berbahan vinyl juga banyak diminati dan digunakan. Karena memiliki kelebihan tahan terhadap air dan cocok bila digunakan pada dinding yang memiliki tingkat kelembaman yang tinggi.

Untuk ukuran dan warnanya pun bervariasi yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan tampilan interior rumah yang digunakan. Sehingga mudah untuk menyatukannya dengan beragam jenis lantai rumah. Dengan menggunakan plint lantai rumah berbahan PVC akan memberikan tampilan yang menarik.

3. Plint Lantai Alumunium

Alumunium merupakan jenis material yang banyak digunakan baik sebagai bahan bagunan, peralatan dapur, dan lain-lain. Namun, kini plint lantai rumah ada yang menggunakan material aluminum. Jenis material ini tentu sangat terkenal akan ketahanannya dari korosi dan memiliki bobot yang ringan.

Jika Anda ingin memiliki tampilan interior rumah yang berbeda pada umumnya. Bisa menggunakan plint berbahan alumunium sebagai skat pembatas anatara lantai dan diniding ruangan. Ada beragam jenis bentuk yang tersedia dan bisa disesuaikan dengan jenis lantai yang digunakan untuk mendapatkan tampilan yang memukau.

4. Plint Lantai Plastik

Terkenal dengan harganya yang cukup terjangkau bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda dengan budget pas-pasan dan ingin menggunakan plint lantai. Walaupun memiliki harga yang terjangkau, tetap memiliki kualitas yang baik. Tampilannya pun terlihat unik dan ada sentuhan moitif sederhana sehingga membuat kesanya semakin cantik.

Dalam melindungi sudut dindig bagian bawah dengan lantai dan berbagai faktor lainnya. Dinilai sangat baik sehingga, banyak juga yang menggunakan plint lantai rumah berbahan plastik. Memiliki berbagai pilihan mulai dari warna dan model untuk mendukung tampilan interior rumah.

5. Plint Lantai MDF

Plint lantai mdf, sumber courtina.id
Plint lantai mdf, sumber: courtina.id

Medium Density Fiber (MDF) merupakan jenis material yang terbuat dari olahan kayu. Memiliki kualitas hampir sama dengan kayu asli namun, kekuatan atau daya tahannya tidak sebaik kayu asli. Tak perlu khwatir akan hal tersebut, karena plint lantai MDF juga sangat baik untuk dijadikan skat pembatas antara dinding dan lantai.

Ukuran dan motifnya pun dapat mendukung tampilan desain interior rumah menjadi lebih elegan dan cantik. Tinggal disesuaikan saja dengan jenis lantai yang digunakan untuk medapatkan tampilan yang maksimal. Memiliki permukaan yang halus membuat tingkat keamanan yang lebih baik bila terjadi sebuah gesekan.

Kegunaan Plint Lantai

Setiap benda atau produk pasti memiliki fungsi dan kegunaan yang selau disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Untuk plint lantai bisa Anda lihat berikut ini kegunaannya diantaranya:

1. Mencegah Kerusakan Lantai

Jika Anda yang menggunakan jenis lantai mahal seperti marmer dan granit pastinya perlu menggunakan plint. Dengan menggunakan plint lantai rumah Anda akan terjaga dari berbagai gesekan yang biasanya terjadi. Sehingga tampilan lantai akan terjaga dari gesakan dan kerusakan pada permukannya.

2. Mencegah Kerusakan Dinding

Kerusakan pada dinding bagian bawah, sumber emporioarchitect.com
Kerusakan pada dinding bagian bawah, sumber: emporioarchitect.com

Bagian bawah dinding paling rentan terkena gesekan atau sentuhan lainnya yang dapat merusak permukaannya. Salah satu contonhnya penggunaan sofa atau kursi yang biasanya disentuhkan langsung pada dinding. Sehingga perlu bagi Anda untuk menggunakan plint lantai sebagai antisipasi terjadinya kerusakan pada permukaan dinding.

3. Menjadi Pembatas antara Lantai dan Dinding

Dengan adanya pembatas antara lantai dan dinding dapat membantu dalam memberikan tampilan yang indah. Karena akan terasa kurang jika melihat skat antara lantai dan dinding langsung bersentuhan. Sehingga perlu adanya penggunaan plint agar tampilan ruangan rumah terlihat lebih rapih.

4. Memberikan Tampilan yang Simetris

Tampilan asimetris ruangan dengan plint lantai, sumber: pinhome.id
Tampilan asimetris ruangan dengan plint lantai, sumber: pinhome.id

Penggunaan plint juga bukan hanya sebatas untuk mencegah dari berbagai faktor kerusakan. Kegunaan plint juga akan memberikan tampilan yang simetris pada lantai dan dinding rumah. Jika Anda yang sangat suka dengan kesan yang rapih dan teratur. Penggunaan lint bisa menjadi pilihan yang tepat untuk diplikasikan pada interior rumah.

Itulah beberapa informasi mengenai apa itu plint lantai? yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat bermanfaat dan berguna. Jika Anda menggunakan jenis lantai marmer dan memerlukan perawatan. Bisa lagsung hubungi Marmer Pro Jasa poles marmer yang sudah ahli dalam melakukan perawatan dan juga pemasangan.

Cara Memasang Marmer Dengan Teknik Yang Benar

Cara Memasang Marmer Dengan Teknik Yang Benar

Jika berbicara tentang marmer tentunya sebagian besar dari Anda pasti sudah mengetahuinya. Banyak digunakan sebagai element pelengkap keindahan interior maupun ekterior rumah. Apakah Anda mengetahui cara memasang marmer yang baik dan benar?

Perlu untuk Anda ketahui bahwa teknik pemasangan lantai marmer tidak seperti pemasangan lantai pada umumnya. Dimana ada teknik khusus yang digunakan agar pemasangan marmer kuat dan terlihat rapi. Apalagi motif dan tampilan dari marmer tentunya memiliki keindahan dan unsur estetika. Sehingga dalam pengaplikasian atau pemasangannya pun harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar.

Kini telah banyak penyedia jasa marmer yang sudah ahli dan tahu cara memasang marmer dengan teknik yang benar. Salah satunya adalah Jasa poles marmer, bukan hanya ahli dalam pemolesan tapi, ahli juga dalam pemasangan. Sehingga Anda sebagai pemilik rumah tak perlu repot dan khawatir jika ingin menggunakan marmer.

Mungkin Anda yang penasaran bagaimana cara pemasangan marmer dengan teknik yang benar. Berikut ini bisa disimak penjelasan lengkapnya

Memilih Marmer yang Akan Digunakan

jenis marmer
Jenis marmer, sumber: hargabaranginterior.com

Sebelum masuk kedalam pembahasan mengenai cara pemasangan marmer. Hal awal yang wajib untuk Anda persiapkan jika ingin menggunakan marmer sebagai element interior rumah. Pastinya Anda mempunyai jenis marmer yang disukai dan merasa cocok jika digunakan. Sehingga perlu untuk memilih jenis marmer yang akan digunakan agar mudah dalam melakukan pemasangan.

Jika dikelompokan marmer tergolong dalam dua jenis yaitu, marmer lokal dan import. Perbedaan yang akan terlihat adalah guratan motif pada permukaan marmer. Tentu keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal Anda sesuaikan kembali dengan kebutuhan dan keinginan jenis marmer apa yang akan digunakan.

Menggunakan Jasa Pemasangan Marmer

pemasangan marmer
Pemasangan marmer, sumber: freepik.com

Bisa dikatakan menggunakan jasa pemasangan marmer pasti dilakukan oleh para pemilik rumah. Jarang pemasangan marmer dilakukan secara sendiri oleh pemilik rumah. Hal ini tentu saja bisa dilakukan bila memiliki keahlian dalam pemasangan marmer.

Pemasangan marmer untuk area yang luas dan pada permukaan khusus seperti pada pilar dan dinding rumah. Sehingga membutuhkan tenaga ahli yang profesional dalam bidang pemasangan marmer. Dengan menggunakan bantuan jasa profesional tentu, pemasangan marmer akan terlihat lebih rapih dan selesai tepat waktu.

Jadi, setelah Anda memilih type atau jenis marmer yang akan digunakan. Hal selanjutnya yang perlu untuk dipersiapkan adalah jasa pemasangan marmer. Pilihlah yang memiliki profil dan ulusan yang baik dari para konsumennya yang telah menggunakan jasa mereka terlebih dahulu.

Cara Pemasangan Marmer

teknik memasang marmer
Teknik memasang marmer, sumber: jogjamarmergranit.com

Dalam pemasangan marmer ada beberapa teknik yang harus dikuasi agar pada saat proses pemasangan bisa berjalan dengan baik. Teknik pemasangan tentu akan mempengaruhi kerapihaan dan kekuatan marmer melekat pada lantai atau dinding sebagai media aplikasinya.

Untuk mengetahui bagaimana cara pemasangan marmer bisa dilihat beberapa langkahnya berikut ini:

1. Mempersiapkan Media Marmer

Media marmer maksudnya adalah permukaan seperti apa yang akan digunakan untuk mengaplikasikan marmer. Media yang umumnya digunakan seperti lantai dan dinding. Namun seiring dengan perkembangan zaman marmer juga sudah banyak digunakan pada top meja. Usahakan media pemasangan marmer dalam kondisi kering dan tidak lembab. Hal ini dikarenakan karakteristik marmer memiliki daya serap kelembaban yang cukup tinggi.

2. Metode Pemasangan

Setelah media pemasangan sudah ditentukan maka, tahap selanjutnya menentukan metode pemasangan yang akan digunakan. Ada dua metode yang pada umumnya digunakan dalam pemasangan marmer yaitu, basah dan kering. Metode pertama system kering yang digunakan jika pemasangan pada area dinding dan sejenisnya. Metode kedua system basah yang digunakan jika pemasangan dilakukan pada area lantai.

Penggunaan kedua metode ini bertujuan agar marmer yang dipasang kuat dan tidak mudah terlepas. Penggunaan campuran material perekat yang biasanya terdiri dari pasir dan semen. Penting untuk memperhatikan komposisi yang pas. Namun kini telah banyak jenis material perakat marmer yang sudah berkembang. Jadi, tinggal disesuaikan dengan media marmer yang digunakan.

3. Mengatur Nat Marmer

Nat marmer adalah jarak atau gap antara bilah marmer yang satu dengan lainnya. Perlu untuk diketahui bahwa nat lantai dan dinding memiliki jarak yang berbeda. Untuk nat lantai jarak yang biasanya digunakan adalah 0,25 mm. sedangkan untuk nat pada dinding jaraknya adalah 0,1 mm.

Jarak nat ini tentunya memiliki alasan mengapa memakai ukuran tersebut. Alasannya agar marmer pada saat sudah terpasang terlihat lebih rapih dan memiliki daya lekat yang kuat. Penting untuk diperhatikan agar marmer dapat terpasang dengan baik dan benar.

4. Menggunakan Waterpass dan Martil Karet

Waterpass dan martil karet mejadi peralatan yang wajib untuk digunakan pada saat pemasangan marmer. Fungsi dari waterpass digunakan untuk menentukan posisi rata, sehingga seimbang antara marmer satu dan lainnya. Sedangkan penggunaan martil karet adalah untuk lebih merekatkan marmer dengan media pengaplikasiannya. Masih banyak lagi peralatan penunjang lainnya yang digunakan dalam pemasangan marmer. Namun dua alat ini menjadi alat utama yang sering digunakan.

5. Proses Finishing

Setelah pemasangan marmer telah selesai dilakukan tahap terakhir adalah finishing. Dimana dalam tahap finishing marmer terdiri dari beberapa tahap yang akan dilakukan. Dianataranya ada calibrating atau pemolesan, polishing, coating, dan epoxy. Tahapan ini memiliki tujuan untuk memberikan tampilan marmer yang lebih maksimal.

Semua tahapan tersebut bisa didapatkan ketika Anda menggunakan jasa pemasangan marmer. Inilah keuntungan yang didapatkan sehingga, dalam pemasangan marmer bisa lebih efisien dengan hasil yang memuaskan. Sebelum melakukan proses finishing pastikan perakat marmer sudah benar-benar kering minimal 24 jam setalah pemasangan.

Jika dilihat ternyata teknik pemasangan marmer tidaklah serumit seperti apa yang dibayangkan. Walaupun seperti itu, pemasangan marmer harus tetap dialakukan oleh orang yang profesional dibidangnya. Semoga dengan informasi singkat ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan tambahan bagi Anda yang telah membacanya.

 

10 Desain Lantai Rumah Minimalis: Unik, Keren, dan Mewah

10 Desain Lantai Rumah Minimalis: Unik, Keren, dan Mewah

Jika berbicara tentang tampilan rumah tentu tak lepas dari berbagai elemen yang digunakan. Salah satu elemen atau komponen pendukung dari indahnya tampilan rumah adalah lantai. Ada beragam jenis lantai rumah dengan beragam motif dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Desain lantai rumah minimalis kini banyak dicari bagi para pemilik rumah dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Tak perlu khatir ada beragam desain lantai rumah minimalis yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Bukan hanya itu bisa dipadukan dengan konsep atau tema rumah yang digunakan. Kini bukan menjadi halangan bagi Anda yang memiliki rumah minimalis untuk memberikan keindahan tampilan rumah lebih maksimal.

Dalam menentukan desain lantai rumah minimalis bukan hanya motif dan ukuran lantai yang diperhatikan. Melainkan kondisi lantai rumah harus diperhatikan juga apakah lembab atau tidak. Hal ini bertujuan agar desain lantai rumah yang digunakan dapat bertahan lama dan memberikan kepuasan, karena sesuai dengan konsep desain yang diinginkan.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi desain lantai rumah minimalis tak perlu sulit untuk mencarinya. Berikut ini beberapa desain lantai dengan tampilan unik, keren, dan mewah diantaranya:

1. Desain Batuan Alam (Alami)

lantai marmer
Lantai marmer, sumber: casaindonesia.com

Jika menginginkan kesan alami pada rumah minimalis Anda tapi, tetap memiliki tampilan yang mewah dan elegan. Menggunakan lantai dengan jenis batuan alam bisa menjadi pilihan yang tepat. Ada bebeapa jenis batuan alam yang sangat terkenal yaitu, marmer dan granit. kedua jenis batuan alam tersebut memiliki tampilan mewah yang berasal dari motif, warna, dan corak pada permukaannya.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam menggunakan desain lantai dari batuan alam. Bisa menggunakan Jasa poles marmer untuk mengaplikasikannya pada rumah minimalis Anda. Karena menggunakan jenis lantai batuan alam akan sangat baik jika dikerjakan oleh orang yang profesional.

2. Desain Slate

lantai slate
Jenis lantai slate, sumber: indonesiamendesain.com

Desain lantai yang juga menggunakan materialbatu dari alam. Jangan salah jenis batu yang digunakan bukanlah batu sembarangan loh. Jenis batu yang digunakan memiliki karakteristik dalam memberikan tampilan yang tegas dan menawan. Jadi akan sangat cocok bila Anda ingin memiliki desain lantai rumah yang indah nan menawan.

Anda bisa memilih desain slate dengan warna lantainya yang cenderung gelap. Dengan menggunakan warna desain yang cenderung gelap akan memberikan kesan lantai yang lebih terasa dari desain slate. Karena desain ini pada dasarnya memberikan kesan yang lebih tegas pada tampilan rumah.

3. Desain Monokromatik

lantai monokrom
Lantai monokrom, sumber: furniterus.com

Jika mengingkan desain lantai rumah minimalis terlihat sama dengan konsep rumah. Desain monokromatik bisa menjadi pilihan yang tepat dimana, warna lantai yang digunakan akan menyesuaikan dengan warna disekelilingnya. Menggunakan desain ini merupakan sebuah tantangan dalam pengaplikasiannya.

Jika Anda tidak memiliki kemampuan dalam menyatukan atau memilih warna disarankan untuk menggunakan jasa interior. Hal ini dimaksudkan agar desain monokromatik yang digunakan tidak memberikan kesan yang monoton. Karena warna yang digunakan adalah warna solid dengan sentuhan monokrom yang dibuat sama dengan area di sekelilingnya.

4. Desain Geometris

lantai dengan tampilan geometris
Lantai dengan tampilan geometris, sumber: cansadecor.wordpress.com

Memiliki desain tampilan lantai dengan pola teratur tentu akan memberikan kesan yang rapi. Desain geometris banyak digunakan pada rumah yang ingin menghadirkan konsep arsitektur. Dimana pola lantai akan dibuat teratur menyesuaikan bentuk geometri yang dinginkan.

Dengan mengkombinasikan warna hitam dengan elemen finished akan menambah kesan ekslusif dan premium pada rumah minimalis. Berbagai jenis lantai bisa digunakan untuk menghadirkan desain ini. Jenis lantai yang banyak digunakan seperti keramik dan marmer.

5. Desain Motif Tekstur

jenis lantai tekstur
Jenis lantai tekstur, sumber: mybktouch.com

Jika kebanyakan desain lantai rumah memiliki permukaan yang halus. Berbeda dengan desain tekstur dimana, lantai yang digunakan memiliki permukaan yang tidak halus. Lantai seperti ini bukan berarti akan memberikan kesan tidak nyaman saat menapakinya. Namun akan memberikan kesan unik dan juga cantik pada tampilan rumah.

Tekstur yang ada pada motif lantai tidaklah kasar jadi, akan tetap aman dan nyaman saat digunakan. Jika tertarik untuk menggunakannya bisa memilih jenis lantai keramik. Dimana banyak motif lantai tekstur yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

6. Desain Beton

lantai beton
Lantai beton, sumber: desainrumaharsitek77.com

Jika memiliki rumah minimalis dengan konsep industrial menggunakan desain beton bisa menjadi salah satu pilihan yang cocok. Desain ini berbeda dengan desain lainnya yang menggunakan berbagai jenis lantai dalam pengaplikasiannya.

Jangan salah menilai untuk desain ini dimana, akan ada tampilan ilusi yang diberikan. Terlihat simple dan polos namun akan memberikan kesan lebih luas pada area rumah minimalis Anda. inilah ilusi yang diberikan jika menggunakan desain beton pada lantai rumah.

7. Desain Kayu

Lantai kayu
Lantai kayu, sumber: rumah123.com

Sama seperti namanya desain lantai ini menggunakan material kayu sebagai lantainya. Jagan salah desain kayu juga dapat memberikan kesan unik dan juga mewah pada rumah minilis Anda. Hanya saja perlu untuk memilih jenis kayu yang sesuai dengan konsep yang diinginkan. Karena tidak semua jenis kayu dapat digunakan sebagai lantai rumah.

Pertimbangan yang mendasar adalah plih jenis kayu yang memiliki serat kayu yang baik dan juga kuat. Tak ketinggalan warna kayu juga ada baiknya bila merupakan warna alami. Sehingga kesan tampilan rumah dengan menggunakan desain kayu akan terlihat lebih maksimal.

8. Desain Printed

lantai printed
Lantai printed, sumber: property145.com

Dengan kemajuan teknologi membuat berbagai aspek sudah mulai berkembang secara modern. Salah satunya pada desain lantai rumah kini ada teknologi printed yang dapat menghasilkan berbagai motif lantai sesuai dengan keiinginan. Jenis lantai yang banyak digunakan untuk dilakukan printed seperti keramik dan lantai polos lainnya.

Dengan menggunakan desain printed pada rumah minmalis Anda. Akan lebih memudahkan dalam memilih motif dan pola lantai. Sehingga akan memberikan tampilan pada rumah lebih unik, menarik, dan cantik pada interior rumah.

9. Desain Mozaik

lantai mozaik
Lantai mozaik, sumber: grid.id

Memiliki desain lantai rumah minimalis yang klasik dan elegan tentunya menjadi impian bagi setiap orang. Tak heran jika desain lantai seperti ini banyak juga yang minati dan mneggunakannya. Banyak motif tampilan dengan berbagai bentuk yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan.

Warnanya yang color full akan membuat tampilan rumah Anda semakin menarik. Biasanya lantai dengan desain mozaik banyak digunakan pada area luar rumah seperti teras atau halaman depan. Desain mozaik bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sangat menyukai desain lantai rumah dengan tampilan yang klasik.

10. Desain Travertine

lantai travertine
Lantai travertine, sumber: ctm.co.za

Desain ini menggunakan jenis lantai travertine yang memiliki estetika alami dan bertekstur. Akan sangat cocok bagi Anda yang suka dengan tampilan unik dan indah. Keindahan dari lantai ini didapatkan dari motif keramik yang memiliki garis yang membentuk seperti pecahan.

Memiliki struktur lantai yang berpori membuat para pengguna jenis lantai travertine harus sering dibersihkan. Apalagi jika terkena kotoran atau cairan akan mudah sekali diserap, sehingga akan membuat permukaan lantai menjadi kusam.

Semoga dengan informasi yang telah disampaikan dapat berguna bagi Anda yang telah membaca. terutama bagi Anda yang sedang mencari referensi desain lantai yang cocok untuk rumah minimalis.