logo icon jasa poles marmer marmerpro
Cara Mengkilapkan Lantai Teraso Dari Noda dan Kotoran

Cara Mengkilapkan Lantai Teraso Dari Noda dan Kotoran

Memiliki lantai rumah yang indah dan menawan tentu menjadi dambaan bagi setiap pemilik. Salah satu jenis lantai yang tidak kalah indahnya dengan marmer dan granit adalah teraso. Terbuat daru bahan yang sederhana namun memiliki tampilan yang sangat menarik. Lalu, bagaimana cara mengkilapkan lantai teraso.

Sama dengan marmer dan granit yang memerlukan pemolesan untuk mendapatkan tampilan yang mengkilap. Teraso pun perlu dilakukan pemolesan agar terlihat lebih mengkilap. Proses mengkilapkan lantai teraso tidak dilakukan dengan cara yang sembanrangan. Artinya ada teknik dan cara mengkilapkan lantai teraso agar tampilannya terlihat sempurna.

Jika mengkilapkan lantai teraso dengan cara yang salah atau asal-asalan maka, tampilannya akan menjadi rusak. Hal ini ditandai dengan warna lantai teraso yang mulai memudar dan tidak terlihat mengkilap. Oleh sebab itu, bagi Anda yang menggunakan lantai teraso wajib untuk mengetahui cara perawatan yang benar.

Lalu bagaimana cara mengkilapkan lantai teraso dan merawatnya dengan benar. Berikut ini penjelasan mengenai cara dan perawatan lantai teraso sekaligus membersihkannya dari noda dan kotoran.

Alat dan Bahan Pembersih Lantai Teraso

alat dan bahan mengkilapkan lantai teraso
Mesin polisher, sumber: poles-marmer-teraso-granit.com

Sebelum melakukan perawatan lantai teraso ada alat dan bahan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Penggunaan alat dan bahan untuk mengkilapkan lantai teraso tidak sembarang digunakan. Hal ini bertujuan agar perawatan yang dilakukan tidak menimbulkan efek kerusakan pada lantai teraso.

Alat dan bahan yang digunakan terbilang sangat mudah dijumpai dan ditemukan. Karena lantai teraso termasuk lantai yang sensitif  maka, penggunaan alat dan bahan harus diperhatikan. Berikut ini alat dan bahan yang harus dipersiapkan diantaranya:

1. Air 

Setiap membersihkan sesuatu sudah menjadi hal yang umum untuk menggunakan air. Baik digunakan untuk membilas dan menghilangkan bahan kimia pembersih (sabun) yang digunakan. Usahakan air yang digunakan terbebas dari bahan campuran apupun (bersih) agar memudahkan dalam proses pembersiahan.

2. Ampas Kelapa

Kebanyakan menggunakan ampas kelapa sebagai pembersih alami untuk mengihilangkan noda dan kotoran. Kandungan minyak nabati yang terbadapat dalam kelapa terbukti dapat membersihkan kotaran dan noda dengan mudah. Sehingga banyak yang menggunakan ampas kelapa ketika mengkilapkan dan merawat lantai teraso.

3. Pembersih Khusus Teraso

Saat merawat dan membersihkan lantai teraso cairan pembersih yang digunakan khusus. Dimana kandungan yang terdapat didalam cairan pembersih tersebut telah disesuaikan dengan sifat dari lantai teraso. Hindari penggunaan cairan pembersih yang memiliki kandungan PH (tingkat keasaman) tinggi. Hal tersebut akan membuat warna lantai teraso cepat memudar.

4. Kristal dan Wax

Kunci dari mengkilapnya lantai teraso ada pada penggunaan Kristal dan wax. Dua bahan tersebut memiliki fungsi sebagai pembersih tambahan sekaligus mengkilapkan permukaan lantai. Jadi, bisa memilih Kristal dan wax yang memiliki kualitas baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Mesin Polisher

Menggunakan mesin polisher  bertujuan untuk mendapatkan hasil mengkilap yang lebih maksimal. Untuk memoles lantai berbeda dengan memoles permukaan lainnya. Dimana mesin polisher yang digunakan adalah khusus untuk permukaan lantai.

6. Kain Pel

Jenis kain pel yang digunakan haruslah berbahan lembut dan tidak kasar. Agar saat digunakan tidak membuat permukaan lantai teraso mudah tergores. Penggunaan kain pel memiliki fungsi untuk mengilangkan sisa cairan pembersih, Kristal, dan wax yang telah digunakan. Sehingga hasil perawatan lantai teraso akan bersih dan terlihat mengkilap.

Cara Mengkilapkan Lantai Teraso

Jika Anda sudah mengetahui apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan untuk merawat dan membersihkan lantai teraso. Selanjutnya bisa disimak berikut ini cara mengkilapkan lantai teraso dari awal hingga selesai.

1. Membersihkan Lantai Teraso Dengan Air Biasa

membersihkan menggunakan air biasa
Air biasa (tanpa campuran), sumber: fantasticcleaners.com

Tahap awal adalah membersihkan lantai teraso dengan air biasa atau bahasa awamnya membilas. Tujuan dari pembilasan dengan air biasa adalah sebagai tahap awal membersihkan kotoran dan noda. Dimana ada kotaran dan noda yang mudah hilang jika terkena air. Sisanya yang belum hilang pada permukaan teraso bisa dilanjutkan pada tahap pembersihan selanjutnya.

2. Menggunakan Ampas Kelapa

Perlu diperhatikan sebelum menggunakan ampas kelapa pastikan bahwa lantai teraso yang dibilas telah kering terlebih dahulu. Jika ingin kering lebih cepat bisa menggunakan lap kering lembut untuk membantu menghilangkan sisa air. Karena jika menggunakan ampas kelapa saat kondisi lantai teraso masih basa. Akan membuat minyak nabati pada kelapa tidak maksimal untuk membersihkan kotoran dan noda.

Jika telah kering mulailah menggunakan ampas kelapa pada permukaan lantai teraso hingga merata. Diamkan sejenak agar minyak nabati pada ampas kelapa terserap secara makasimal. Bila sudah dirasa cukup bersihkan ampas kelapa pada permukaan teraso.

3. Pembersihan Tambahan Dengan Cairan Khusus Teraso

cairan pembersih lantai teraso
Mill floor cleaner, sumber: blibli.com

Untuk mendapatkan hasil permukaan lantai terso yang lebih bersih dari kotaran dan noda. Bisa lakukan pembersihan tambahan menggunakan cairan khusus teraso. Hal ini bertujuan selain membersihkan kotaran dan noda yang masih menempel pada permukaan lantai teraso. Bisa juga sebagai pembersih dari sisa minyak ampas kelapa yang masih menempel.

4. Mengoleskan Kristal dan Wax

Sebelum mengoleskan kristal dan wax usahakan lantai teraso sudah benar-benar bersih dari ampas kelapa dan cairan pembersih. Untuk menghilangkan kedua bahan tersebut bisa gunakan air lagi untuk membilasnya. Jika sudah kering baru pengolesan kristal dan wax bisa dilakukan secara merata pada permukaan lantai teraso.

5. Menggunakan Polisher

Ketika kristal dan wax sudah dioles secara merata, gunakan mesin polisher untuk memoles permukaan lantai teraso. Dengan menggunakan mesin polisher hasil mengkilap lantai teraso akan terlihat lebih kinclong.

Jika tidak memiliki mesin polisher bisa menggunakan jasa poles salah sayunya Marmer Pro. Bukan hanya terkenal dengan Jasa poles marmer, melainkan bisa juga mengerjakan berabagai polesan lantai. Dengan menggunakan jasa poles pekerjaan akan jauh lebih mudah plus mendapatkan hasil yang maksimal.

6. Hilangkan Sisa Polesan Menggunakan Kain Lap

membersihkan menggunakan kain lap
Membersihkan lantai dengan kain lap, sumber: sinarjayakeramik.com

Bila sudah selesai melakukan pomelasan menggunakan mesin polisher. Terakhir adalah bersihkan sisa polesan lantai teraso menggunakan lap lembut dan bersih. Lakukan secara perlahan dan detail agar tampilan kinclong lantai teraso dapat terlihat dengan jelas.

Itulah cara mengkilapkan lantai teraso yang bisa dilakukan dan diikuti dengan mudah. Hanya perlu siapkan alat dan bahan Anda sudah bisa melakukan perawatan lantai teraso. Kotaran dan noda yang menempel menjadi hilang dan lantai teraso pun terlihat kinclong seperti baru. Semoga bisa bermanfaat dan membantu.

Cara Poles Marmer Yang Baik Dan Benar

Cara Poles Marmer Yang Baik Dan Benar

Jenis batuan alam yang tidak sembarang dalam melakukan perawatan salah satunya adalah marmer. Tampilannya yang indah tentu memerlukan perawatan yang baik agar tetap memberikan kesan elegan dan mewah. Tahukah Anda cara poles marmer tidak dilakukan dengan sembarang loh. Dimana ada teknik khusus agar tampilan marmer dapat mengkilap sempurna.

Dengan semakin banyak hunian rumah atau bagunan lainnya yang menggunakan marmer. Membutuhkan orang yang ahli dalam merawat marmer agar tetap tampil all out. Untuk menjawab akan kebutuhan tersebut maka, Jasa poles marmer hadir untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya.

Tidak hanya sampai disitu banyak penawaran pelayanan yang dapat dimanfaatkan. Jenis layanan tersebut seperti poles, pemasangan, dan pengadaan marmer. dalam satu jasa Anda bisa mendapatkan banyak jenis pelayanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Lanjut lagi ke pembahasan bagaimana sih cara poles marmer yang baik dan benar?. Tidak menutup kemungkinan bagi Anda para pengguna marmer untuk memoles dan merawatnya sendiri. Untuk itu bagi Anda yang akan merawatnya sendiri perlu memiliki wawasan atau informasi mengenai cara poles marmer.

Resiko Memoles Marmer Tanpa Wawasan

Sebelum membahas mengenai cara poles marmer ada baiknya Anda juga mengetahui resiko yang ditimbulkan. Resiko ini dapat terjadi jika merawat atau memoles marmer dilakukan tanpa wawasan. Maksudnya adalah jika memoles marmer dilakukan hanya dengan pengetahuan sendiri, tanpa mencari terlebih dahulu informasinya.

Berikut ini resiko yang biasanya akan dialami jika memoles marmer tanpa wawasan diantaranya:

1. Warna dan Motif Marmer Menjadi Pudar

Marmer merupakan jenis batuan alam yang tidak sembarangan dalam memakai pembersih dalam melakukan pemolesan atau perawatan. Hal ini disebabkan bahan kimia yang memiliki tingkat reaksi yang lebih akan membuat permukaan marmer menjadi rapuh.

Artinya adalah tampilan awal marmer setelah dibersihkan akan terlihat kinclong dan bersih. Akan tetapi, selang beberapa jam corak atau warna marmer akan berubah. Hal ini diakibatkan oleh penggunaan pembersih marmer dengan kandungan yang salah.

Maka, dari itu pilihlah jenis pembersih marmer yang tepat dan sesuai. Dimana Anda perlu memahami bahwa hanya pembersih tertentu yang bisa digunakan. Tak perlu khawatir akan hal tersebut, karena kini sudah ada jenis pembersih marmer khusus. Dimana bukan hanya digunakan untuk membersihkan kotran tapi, juga bisa memoles marmer.

2. Bercak atau Goresan Pada Permukaan Marmer

bercak pada marmer
Bercak pada marmer, sumber: aldonchem.com

Dalam melakukan perawatan tentu menggunakan alat bantu seperti peralatan pembersih diperlukan. Tapi, ada hal yang harus Anda perhatikan dalam penggunaan peralatan dalam merawat marmer. Dimana perlatan yang digunakan tidak boleh sembarang digunakan. Perlatan yang memiliki karakteristik kasar akan menimbulkan resiko tampilan marmer menjadi lecet atau tergores.

Jadi, hindari penggunaan peralatan yang berbahan kasar. Gunakan peralatan berbahan halus seperti kain lap yang lembut. Jika ingin memoles bisa menggunakan alat khusus untuk memoles marmer. Hal ini bertujuan agar tampilan marmer setelah dilakukan perawatan dapat tampil dengan maksimal. Tanpa adanya bekas goresan atau bercak akibat dari penggunaan peralatan pembersih yang salah.

3. Saat Perawatan Motif Langsung Hilang

Hilangnya motif pada marmer tentunya saja dapat terjadi ketika dilakukan perawatan. Apa yang menyebabkan motif marmer langsung hilang pada saat pemolesan?. Penyebabnya adalah jenis cairan pembersih yang digunakan dan juga kekuatan saat momolesnya.

Perlu Anda ketahui bahwa corak marmer terletak pada lapisan paling atas. Sehingga jika pada saat momoles ushakan menggunakan kekuatan atau tenaga yang minimal. Artinya adalah jangan memberikan tekanan yang terlalu besar apalagi jika menggunakan mesin poles. Tentu hal tersebut akan membuat corak marmer dapat hilang seketika saat proses pemolesan berlangsung.

Cara Poles Marmer

Dengan sudah mengetahui betapa besar resiko yang akan ditimbulkan jika merawat marmer tanpa wawasan. Jadi, jangan sampai Anda menjadi salah satunya melakukan hal tersebut. Apalagi harga batuan alam ini memiliki harga yang tidak murah. Sehingga memerlukan perawatan dengan cara yang baik dan benar.

Untuk membantu Anda dalam merawatnya berikut ini cara poles marmer yang bisa disimak dan diikuti.

1. Siapkan Bahan dan Alat Poles

bahan poles marmer
Bahan poles marmer, sumber: alam-tehnik.com

Sebelum memulai pemolesan wajib bagi Anda untuk menyiapkan bahan serta alat untuk poles. Bahan pemolesan yang digunakan selain cairan khusus buat poles marmer. Jangan lupa juga menyiapkan alas pemolesan jika menggunakan mesin gerindra. Tetapi, jika menggunakan alat poles marmer maka, alas pemolesan tak perlu digunakan.

Hal yang perlu diperhatikan pada saat penggunaan alat poles marmer adalah tingkat kecepatannya. Dimana kecepatan yang digunakan tidak boleh maksimal cukup dengan putaran rendah hasil polesan sudah maksimal. Tentu menjadi hal yang perlu untuk selalu diingat agar tidak menggunakan kecepatan tinggi pada saat pemolesan marmer.

2. Gunakan Peralatan Keselamatan

Walaupun hanya melakuakn perawatan pada lantai marmer, Anda perlu juga untuk menggunakan perlatan keselamatan. Jenis peralatan keselamatan yang digunakan tidak seperti pekerja proyek bangunanan. Cukup menggunakan sarung tangan, sepatu, kacamata, dan baju khusus untuk membersihkan. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang ribet untuk digunakan pada saat pemolesan marmer.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kulit atau anggota tubuh kontak langsung dengan cairan kimia. Melihat pada saat pemolesan bahan yang digunakan mengandung kimia sehingga, akan sangat berbahaya jika terkena kulit secara langsung. Jadi, keselamatan dalam melakukan berbagai pekerjaan selalu menjadi nomor satu untuk diperhatikan.

3. Gunakan Polishing Pad Secara Bertahap

Polishing pad adalah alas atau mata pada alat poles marmer yang berfungsi untuk menghaluskan dan mebersihkan permukaan marmer. Ada berbagai ukuran grid yang dapat digunakan secara bertahap. Tujuan dai penggunaan grid secara bertahap adalah untuk mendapatkan hasil polesan marmer yang maksimal.

Untuk ukuran gridnya yang bisa digunakan adalah 150, 300, 500, 800, 100, 2000, dan 3000. Cara membedakan ukuran grid ini cukuplah mudah dan tidaklah sulit. Dimana, semakin besar ukuran dari gridnya maka, tingkat kekasarannya semakin kecil atau dengan kata lain lebih halus. Pada penggunaan grid dengan ukuran 2000 tampilan marmer akan terlihat mengkilap.

4. Bersihkan Dengan Lap Berbahan Lembut

lap berbahan lembut
Lap dengan bahan lembut, sumber: productnation.co

Setelah proses poles sudah selesai dilakukan, bukan berarti perawatan marmer sudah selesai. Anda perlu membersihkan lagi kotoran dari sisa pomolesan yang masih tertinggal. Gunakan lap dengan berbahan lembut untuk membersihkannya. Penggunaan lap dengan berbahan lembut bertujuan untuk menghindari goresan pada permukaan marmer.

Untuk tampilan marmer yang lebih all out atau lebih mengkilap dengan durasi yang lebih lama. Anda bisa menggunakan cairan khusus yang bernama coating. Cairan ini bisa digunakan pada saat proses pembersihan setelah pemolesan. Penggunaan coating selain menambah hasil kilap dari pemolesan. Bisa juga menghindari perubahan warna dan corak pada marmer ketika terkana noda atau kotoran.

Itulah informasi mengenari cara poles marmer yang baik dan benar. Semoga bisa menjadi wawasan dan bermanfaat bagi Anda para pengguna marmer. Terutama pada saat melakukan proses perawatan dengan teknik pemolesan. Karena marmer bukanlah jenis batuan alam biasa sehingga, memerlukan cara perawatan yang benar.